Banjir Lumpuhkan Aktivitas Sekolah di Mahulu, Wilayah Matalibaq Paling Parah
Para guru di SD 006 Matalibaq, Kecamatan Long Hubung, Mahulu membersihkan ruang kelas yang terdampak banjir.-(Dok. Pribadi/ Yustina Telan)-
MAHULU, NOMORSATUKALTIM - Bencana banjir di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur (Kaltim), tepatnya di wilayah Kecamatan Long Hubung sangat berdampak pada aktivitas belajar mengajar beberapa sekolah.
Seperti halnya di SD 006 Matalibaq. Hampir setiap kali banjir, sekolah ini tak pernah luput dari genangan air.
Kondisi serupa juga dialami beberapa sekolah dan fasilitas publik lainnya.
Musibah banjir yang melanda sejak 11 September 2025 itu memang sudah surut.
BACA JUGA: Banjir Rendam Permukiman di Mahulu, Ratusan Jiwa Terdampak
BACA JUGA: Sungai Mahakam Meluap, Permukiman Warga Tering di Kubar Terendam Banjir
Para siswa dan guru sudah mulai membersihkan sisa-sisa lumpur di ruangan kelas.
Namun aktivitas belajar di sekolah belum berjalan normal.
“Hari ini kami turun ke sekolah, cuma nggak belajar, tapi hanya bereskan bangku dan kursi dan bersih sisa lumpur,” ujar Yustina Telan, salah satu guru di SD 006 Matalibaq saat dikonfirmasi NOMORSATUKALTIM, Senin, 15 September 2025.
Kondisi tersebut ternyata belum sepenuhnya membuat masyarakat setempat tenang.
BACA JUGA: Warga Perbatasan RI-Malaysia di Mahulu Hadapi Ancaman Krisis Pangan
BACA JUGA: Kapal Pengangkut Barang Tak Bisa Berlayar, Warga Pulau Enggano Terancam Krisis Pangan dan Energi
Sebeb air Mahakam terlihat naik lagi dan perlahan meluap ke pemukiman warga setempat.
Warga setempat mulai gelisah, dikhawatirkan banjir lebih parah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

