Kesal Jalan Banjir Diterjang Kendaraan Ngebut, Warga Samarinda Hadang Pakai Parang
Warga Jl Cendrawasih, Kota Samarinda gunakan parang untuk mencegat kendaraan yang melaju kencang di genangan banjir.-(Foto/ Istimewa)-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM – Banjir yang melanda sejumlah titik di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Senin pagi (12/5/2025), memicu berbagai reaksi warga.
Salah satu yang menyita perhatian terjadi di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Sungai Pinang, di mana sejumlah warga terlihat turun ke jalan, berusaha menghentikan kendaraan yang melaju kencang di tengah genangan banjir.
Aksi itu dilakukan demi melindungi rumah mereka dari gelombang air banjir yang masuk oleh kendaraan yang melaju terlalu kencang.
Warga membawa sapu, pel, bahkan parang, berdiri berjajar di tengah jalan, memberikan tanda agar pengendara memperlambat laju kendaraannya.
BACA JUGA: Breaking News! Kota Samarinda Terendam Banjir, Waspada saat Melintasi Titik-titik Ini!
BACA JUGA: Beberapa Wilayah di Berau Masih Dilanda Banjir, Penyaluran Bantuan Logistik Terus Dilakukan
Tindakan itu terekam oleh warga dan menyebar cepat di media sosial.
Dalam video yang beredar, terdengar salah seorang warga berteriak kepada pengendara mobil.
“Hei.. hei... pelan... pelan...” sambil mengangkat parang memberi isyarat berhenti.
Seorang pengemudi yang hendak melintas pun langsung mengerem kendaraannya begitu melihat sekelompok warga berdiri dengan gestur tegas di tengah jalan.
BACA JUGA: Prediksi Banjir Susulan di Desa Bukit Subur, Dua OPD Siap Siaga
BACA JUGA: Banjir Rendam 13 Kampung di Kecamatan Damai Kubar, 2.852 Jiwa Terdampak
“Pelan-pelan Pak, pelan... pelan, masuk rumah air banjir,” ujar seorang warga lainnya, yang rumahnya berada tepat di tepi jalan dan terendam setinggi mata kaki.
Pengendara terlihat ketakutan sejenak, namun setelah memahami maksud warga, ia menurunkan kecepatan dan melanjutkan perjalanan dengan hati-hati.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

