Bankaltimtara

180 Kasus Baru AIDS Ditemukan di Samarinda

180 Kasus Baru AIDS Ditemukan di Samarinda

Dinkes Kaltim lakukan skrining HIV/AIDS-Ilustrasi-

Ia menilai, langkah pencegahan tetap menjadi strategi paling efektif untuk menekan penularan HIV di masyarakat. Di sisi lain, penemuan kasus secara aktif juga akan terus dilakukan, agar penderita segera mendapatkan terapi sebelum penyakit berkembang menjadi AIDS.

"Jangan sampai orang yang sebenarnya sudah terinfeksi baru diketahui ketika kondisinya sudah berkembang menjadi AIDS. Itu sebabnya skrining harus terus diperkuat agar pengobatan bisa dimulai sedini mungkin," ujarnya.

Jaya memastikan, Dinkes Kaltim akan terus memperluas akses layanan HIV di berbagai fasilitas kesehatan, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan organisasi mitra dalam kegiatan edukasi, penjangkauan dan pendampingan pasien.

Menurutnya, keberhasilan pengendalian HIV tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan keluarga dan masyarakat. Agar ODHIV dapat menjalani pengobatan tanpa rasa takut maupun diskriminasi.

"Kalau kita bisa menemukan kasus lebih cepat, memberikan pengobatan lebih dini, dan masyarakat tidak lagi memberikan stigma kepada ODHIV, maka pengendalian HIV di Kalimantan Timur akan semakin baik. Itu yang terus kami upayakan bersama seluruh mitra," pungkas Jaya. (*)

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: