Bankaltimtara

Bawaslu Samarinda Periksa Andi Harun terkait Dugaan Mobilisasi Ketua RT

Bawaslu Samarinda Periksa Andi Harun terkait Dugaan Mobilisasi Ketua RT

Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat menghadap ke Kantor Bawaslu Samarinda, Kalimantan Timur..-(Disway/ Istimewa)-

"Saya sebenarnya menginginkan ada surat pemanggilan resmi untuk saya dari Bawaslu. Jadi pemanggilan ini bisa disebut inisiatif sendiri," ujarnya.

BACA JUGA: Pemilu Makin Dekat, Tanah Grogot Masih Kekurangan 14 Pengawas TPS

Ia menjelaskan, potongan video yang beredar itu merupakan acara refleksi akhir tahun Pemkot Samarinda. Kegiatan tersebut untuk memaparkan capaian program pembangunan yang telah dilakukan selama tahun 2023 dan tahun sebelumnya.

Ia juga menegaskan bahwa dalam pidato tersebut, dirinya tidak pernah menyebut nama anaknya yang merupakan caleg dari Partai Gerindra. 

Namun, ia mengaku hanya menyebut nama anaknya sebagai contoh dari generasi muda yang berkeinginan untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Andi Harun menganggap, rekaman video yang beredar itu adalah upaya untuk menjatuhkan dirinya yang juga merupakan pimpinan partai sekaligus kepala daerah di tengah momen Pemilu.

Meski demikian, sebagai Wali Kota Samarinda, kata Andi Harun, dirinya juga perlu bijaksana dalam bersikap dan menghargai jika memang hal itu perlu diproses lebih lanjut melalui lembaga yang berwenang.

BACA JUGA: Peringati Hari Jadi Ke-356 Kota Samarinda, Andi Harun Optimis Samarinda Miliki Potensi Besar untuk Berkembang

"Saya tidak pernah menyuruh ketua-ketua RT untuk mendukung anak saya (Muhammad Andi Afif Rayhan Harun). Tapi, saya hanya mengajak mereka untuk mendukung generasi muda yang memiliki visi dan misi yang sama dengan saya dalam membangun Samarinda," ungkapnya.

Politikus Partai Gerindra Kaltim ini berharap, Bawaslu betul-betul menyelesaikan kasus ini secara objektif dan profesional. 

Sebab dirinya telah memberikan keterangan sesuai kejadian asli di lapangan. "Saya berharap Bawaslu dapat menyelesaikan kasus ini secara profesional dan objektif," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait