565 Pengendara Ditilang Selama Operasi Patuh Mahakam 2025
Operasi Patuh Mmahakam menemukan sebanyak 565 pengendara yang mendapatkan sanksi tilang di Bontang. -Michael/Disway Kaltim-
BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Operasi Patuh Mahakam 2025 telah selesai, 27 Juli 2025 lalu.
Operasi itu dilaksanakan selama dua minggu. Targetnya adalah pengendara yang tidak taat dalam berkendara. Mulai pengendara roda dua dan pengendara roda empat.
Selama operasi itu dilaksanakan, sebanyak 565 pengendara yang mendapatkan sanksi tilang.
“Ada sejumlah pelanggaran lalu lintas yang dilakukan,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bontang AKP Purwo Asmadi, Selasa 29 Juli 2025.
Ia mengungkapkan, paling banyak pengendara tidak membawa surat-surat dalam berkendara. Total ada 133 pelanggar. Ada juga yang Surat Izin Mengemudi (SIM) dan STNK mati sebanyak 96 kasus.
Selain itu, ada juga pengendara yang masih berusia di bawah umur, sebanyak 67 kasus.
Knalpot yang tidak standar sebanyak 54 kasus. Tidak membawa STNK sebanyak 86 kasus, tidak membawa SIM 53 kasus, tidak memakai helm 31 kasus.
Ada juga yang melawan arus sebanyak 14 kasus dan kendaraan yang tidak memasang tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) sebanyak 15 kasus.
Untuk pengendara mobil tidak menggunakan safety belt sebanyak 16 pengendara.
Ia menegaskan, walau operasi itu telah selesai, Satlantas Polres Bontang tetap akan melakukan penertiban pagi pengendara yang melanggar.
Tentu penertiban itu dilakukan dengan melakukan razia gabungan secara rutin ataupun melalui penindakan kepada pelanggar yang terlihat secara kasat mata.
“Artinya, kalau pengendara yang terlihat melanggar oleh petugas kami yang sedang patroli, kami langsung tindak. Jadi, langsung ditindak di tempat. Misalnya menggunakan knalpot brong atau tidak menggunakan helm saat berkendara,” ungkapnya.
Tindakan itu dilakukan agar masyarakat Bontang taat dalam berkendara. Hal itu, untuk keselamatan diri sendiri dan masyarakat pengguna jalan raya lainnya.
“Saat kita berkendara, tidak hanya keselamatan diri sendiri yang kita jaga. Tetapi orang lain juga,” katanya lagi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

