Bankaltimtara

Nanda Ingatkan Pemprov Kaltim Tetap Berdayakan Petani Lokal

Nanda Ingatkan Pemprov Kaltim Tetap Berdayakan Petani Lokal

Wakil Ketua II DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis.-mayang/disway kaltim-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ananda Emira Moeis, menanggapi rencana Gubernur Kaltim mendatangkan petani dari Jawa Barat, sebagai upaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Meski menyambut baik potensi kerja sama antardaerah, Ananda menekankan pentingnya memprioritaskan pemberdayaan petani lokal. 

“Kita apresiasi inisiatif Gubernur, baik melalui kolaborasi dengan provinsi lain seperti Jawa Barat maupun kegiatan benchmarking."

BACA JUGA:Taman Ini Tak Butuh Listrik PLN! Samarinda Luncurkan Ruang Publik Ramah Iklim

BACA JUGA:Mengandung Gelatin Babi, Ribuan Produk Permen Dimusnahkan di Samarinda

"Namun, jangan sampai hal ini mengabaikan petani di Kaltim yang perlu lebih diberdayakan,” ujar Ananda belum lama ini.

Menurutnya, kolaborasi antar daerah harus berjalan seimbang dengan penguatan kapasitas petani lokal. Termasuk akses terhadap teknologi, pelatihan, dan infrastruktur pendukung. 

Ananda juga merespons program Gubernur yang mendorong partisipasi generasi muda melalui Petani Milenial.

Dia menyatakan bahwa keterlibatan anak muda penting untuk menjawab tantangan keberlanjutan sektor pertanian.

BACA JUGA: Rudy Mas'ud Senang Kaltim Sering Dijadikan Tempat Event Nasional

“Petani milenial harus visioner, adaptif dengan teknologi, dan berinovasi. Jangan terjebak pada metode konvensional yang normatif,” tegasnya. 

Dia pun mendorong pemuda Kaltim, khususnya di Samarinda, untuk aktif dalam program tersebut.

“Pertanian bukan hanya soal bertahan, tapi juga berkembang. Generasi muda harus membawa terobosan, seperti memanfaatkan smart farming atau pemasaran digital,” tambah Ananda. 

Terkait peran DPRD Kaltim, Ananda menjelaskan bahwa pemerintah provinsi memiliki kewenangan terbatas di sektor pertanian, terutama di bidang pembibitan dan pemantauan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait