Bankaltimtara

Ribuan Petugas Damkar Berjuang Padamkan Kebakaran Hutan di Jepang

Ribuan Petugas Damkar Berjuang Padamkan Kebakaran Hutan di Jepang

Ilustrasi kebakaran hutan.-IST/Anadolu-

JAKARTA, NOMORSATUKALTIM – Kawasan hutan yang terbakar di Kota Ofunato, Prefektur Iwate, Jepang telah mencapai 1.800 hektare.

Petugas damkar selama berhari-hari berjuang memadamkan kebakaran hutan yang kian meluas di wilayah timur laut Jepang melalui udara dan darat.

Dilansir Antara, Minggu (2/3/2025), setidaknya ada hampir 1.700 petugas dari 450 unit damkar di Jepang telah dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api yang telah meluas sejak Rabu, pekan lalu.

Api telah menyebar ke area yang lebih luas dan semakin intensif di wilayah utara dan barat dengan perluasan sekitar 400 hektar dari pagi sebelumnya.

BACA JUGA: Warga Palestina Diajak Ibadah ke Masjid Al Aqsa selama Ramadan, Akses Dibatasi Israel

BACA JUGA: Misi Artemis II Sudah Direncanakan tapi NASA Bingung apakah Jadi Pergi ke Bulan atau Mars?

NHK dalam tayangan video memperlihatkan sebuah helikopter Pasukan Bela Diri Jepang tengah menyiramkan air di kawasan hutan Ofunato.

Pihak berwenang juga telah mengeluarkan perintah evakuasi kepada 4.600 penduduk di 16 distrik. Lebih dari 1.200 orang telah mengungsi ke berbagai fasilitas di kota itu.

Sesosok mayat yang diduga seorang pria ditemukan pada Kamis (27/2/2025).

Sementara itu, ribuan warga yang panik terpaksa dievakuasi setelah kebakaran hutan di Jepang merusak sejumlah bangunan dan mendorong mobilisasi helikopter militer untuk memadamkan api yang berkobar.

BACA JUGA: Malaysia Tangkap 7 WNI Pembobol Platform Minyak Petronas di Terengganu

Sedikitnya 84 bangunan hangus terbakar dan membuat 2.000 warga harus dievakuasi.

Wali Kota Ofunato, Kiyoshi Fuchigami, menggambarkan kebakaran tersebut "berskala besar". Dia mengatakan angin kencang dari barat menyebabkan penyebaran serangkaian kebakaran hutan yang lebih kecil di daerah yang sama.

Kebakaran hutan sebelumnya terjadi di Ofunato pada 19 Februari dan sebagian besar telah padam pada Selasa (25/2/2025).

Hingga kini, penyebab kebakaran tersebut masih belum diketahui.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait