Bankaltimtara

Pelanggan Perumdam Paser Mengeluh, Tagihan Air Membengkak, Aliran tak Lancar

Pelanggan Perumdam Paser Mengeluh, Tagihan Air Membengkak, Aliran tak Lancar

Layanan air bersih Perumdam Tirta Kandilo, Paser dikeluhkan oleh pelanggan karena tidak lancar dan keruh di beberapa titik.-(Disway Kaltim/ Sahrul)-

PASER, NOMORSATUKALTIM - Layanan air bersih yang dikelola oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kandilo, Kabupaten Paser menuai keluhan dari pelanggan. 

Selain aliran air yang sering macet, tagihan yang dianggap tidak sesuai dengan pemakaian juga menjadi permasalahan utama.

Salah satu pelanggan yang mengeluhkan kondisi ini adalah Tomi, warga Kelurahan Tanah Grogot. 

Ia mengaku bahwa dalam 3 tahun terakhir, tagihan airnya terus meningkat, meskipun pemakaian air hanya untuk kebutuhan rumah tangga dan tanpa menggunakan tandon.

BACA JUGA: DPRD Paser akan Layangkan Rekomendasi Pemecatan Direktur Perumdam Tirta Kandilo

BACA JUGA: Jaringan Pipa Air di 3 Ruas Jalan Tanah Grogot Diremajakan Tahun Ini

"Saya di sini ada dua rumah, tidak pakai tandon, tapi tagihannya Rp250 ribu. Awalnya dulu hanya Rp100 ribu," ujar Tomi kepada NOMORSATUKALTIM, Jumat (14/2/2025).

Tomi mengungkapkan bahwa dirinya sudah melaporkan masalah ini kepada pihak Perumdam, dan telah dilakukan pemeriksaan terhadap jaringan perpipaan rumahnya. 

Hasilnya tidak ditemukan kebocoran, dan tagihan yang tinggi dinilai normal.

"Saya sudah melapor, sudah dicek, dan katanya tidak ada kebocoran. Alasannya karena pemakaian air untuk dua rumah, padahal kami tidak punya tandon," jelasnya.

BACA JUGA: Pembangunan WTP SPAM di Long Kali Bisa Sampai 10.000 Sambungan Rumah

BACA JUGA: Dibangun dengan Anggaran Rp8 Miliar, Jembatan Seburung Long Kali Kini Sudah Bisa Dilalui

Selain tingginya tagihan, Tomi juga mengeluhkan kualitas air yang terkadang keruh. 

Ia bahkan harus menguras bak mandi dua kali dalam seminggu karena endapan kotoran yang menumpuk hingga 2 sentimeter.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: