Bankaltimtara

Jembatan Penghubung Balikpapan Baru-WIKA Dibuka Selama Tujuh Hari

Jembatan Penghubung Balikpapan Baru-WIKA Dibuka Selama Tujuh Hari

Lokasi jembatan penghubung antara Wika dengan Balikpapan Baru, di Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Balikpapan Utara, yang telah dibuka kembali dalam masa uji coba selama 7 hari, Minggu (9/2/2025).-chandra/disway-

BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM – Jembatan yang menghubungkan Perumahan Balikpapan Baru dan Perumahan Taman Sari Bukit Mutiara (WIKA) kembali difungsikan selama tujuh hari, mulai Jumat (7/2/2025) sore.

Jembatan ini pun menjadi jalur alternatif bagi kendaraan roda dua dan roda empat. Meski demikian, masih terdapat beberapa catatan dari warga setempat. Mulai dari pengaturan lalu lintas serta fasilitas pendukung di sekitar Jembatan.  

Menurut pengamatan Nomorsatukaltim di lapangan pada Minggu (9/2/2025), jembatan telah digunakan dalam dua arah, baik dari Balikpapan Baru maupun Perumahan WIKA.

Di sisi Balikpapan Baru, terlihat sebuah rambu dengan simbol panah ke atas yang menunjukkan bahwa akses jembatan ini mengarah ke Batu Ampar.  

BACA JUGA:Penerbangan Langsung Bandar Seri Begawan-Balikpapan Diaktifkan Kembali, Terbang Perdana 19 Februari

BACA JUGA:AZKO Perkenalkan Program BISA BAIK di Balikpapan untuk Atasi Limbah Elektronik

Ketua RT 15 Kelurahan Gunung Samarinda Baru, Slamet Iman Santoso, yang turut hadir dalam proses pembukaan jembatan, menyampaikan bahwa keputusan ini merupakan hasil mediasi antara pihak kecamatan dan berbagai pemangku kepentingan.  

Menurutnya, meski kehadiran jembatan ini mempermudah akses bagi masyarakat sekitar, pembukaannya sebaiknya tidak menjadi satu-satunya solusi untuk mengatasi kemacetan.  

"Dengan terbukanya kawasan ini, kendaraan roda dua dan roda empat bisa melintas, sehingga memberikan sedikit kemudahan bagi masyarakat sekitar," ujar Slamet, didampingi tokoh masyarakat setempat, H. Heru Prasodjo, saat ditemui pada Minggu (9/2/2025).  

Slamet juga menekankan perlunya pemanfaatan jalur alternatif lain, seperti Jalan Praja Bakti, untuk mencegah lonjakan volume kendaraan yang berlebihan.

Dalam dua hari pertama uji coba, ia mencatat bahwa sekitar 250 sepeda motor dan 200 mobil melintas setiap 30 detik, angka yang cukup tinggi untuk sebuah jalur yang baru dibuka kembali.  

Sebelumnya, ada wacana agar jembatan hanya dibuka untuk satu arah. Namun, setelah dilakukan diskusi lebih lanjut selama 14 hari, kebijakan akhirnya berubah.  

BACA JUGA:Pengecer LPG Subsidi Wajib jadi Subpangkalan, DPRD Balikpapan Usulkan Buat Regulasi Tegas

BACA JUGA:Imbas Sidang Gugatan Pilkada 2024 Masih Bergulir, Pelantikan Kepala Daerah di Balikpapan Diundur

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: