Bankaltimtara

Mengenal Hikmah Dibalik Disyariatkannya Bulan Puasa

Mengenal Hikmah Dibalik Disyariatkannya Bulan Puasa

Ilustrasi berbuka puasa.-freepik-

Melalui puasa, manusia dilatih untuk benar-benar merasakan dirinya sebagai hamba yang senantiasa berserah diri kepada keputusan dan ketetapan Allah.

Dan inilah puncak tujuan dari semua ibadah, yaitu menumbuhkan sikap tunduk, patuh, dan pasrah kepada Rabb semesta alam.

2. Mendidik Jiwa dan Melatih Kesabaran

Hikmah kedua dari disyariatkannya puasa adalah untuk mendidik jiwa dan melatihnya agar terbiasa bersabar serta tabah dalam menghadapi kesulitan di jalan Allah.

Puasa menumbuhkan kekuatan tekad dan kemauan, serta menjadikan manusia mampu mengendalikan hawa nafsu dan keinginannya.

Dengan berpuasa, kita tidak menjadi budak jasmani atau tawanan syahwat, tetapi mampu berjalan di atas petunjuk syariat Islam dan akal sehat.

3. Menumbuhkan Rasa Cinta, Kasih Sayang, dan Empati

Hikmah ketiga dari disyariatkannya puasa adalah menumbuhkan rasa cinta, kasih sayang, dan kepekaan sosial dalam diri manusia.

Puasa menjadikan hati lebih lembut, jiwa lebih peka, dan perasaan lebih halus terhadap penderitaan orang lain.

Karena rasa lapar dan haus yang kita rasakan tidak hanya bentuk pengekangan diri, melainkan sarana untuk membangkitkan energi spiritual agar kita mampu merasakan apa yang dirasakan oleh saudara-saudara kita yang kekurangan.

Dari sinilah tumbuh dorongan untuk berbagi, mengulurkan bantuan, menghapus air mata orang-orang yang lemah, serta meringankan beban mereka yang tertimpa kesusahan.

Dengan puasa pula, ia akan menjadi pribadi yang dermawan dan penuh empati, karena hati yang telah ditempa oleh ibadah puasa tidak akan tega berpaling dari penderitaan sesama.

Demikianlah salah satu contoh yang pernah dilakukan oleh Nabi Yusuf alaihissalam.

Meski ia pernah memegang perbendaharaan negaranya, namun ia tidak pernah makan hingga sangat kenyang dan senantiasa merasakan lapar, hingga suatu saat ia ditanya perihal alasan dari perbuatan itu, maka ia menjawab:

“Aku khawatir jika aku kenyang, aku akan melupakan orang yang kelaparan.”

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: