Mengenal Hikmah Dibalik Disyariatkannya Bulan Puasa
Ilustrasi berbuka puasa.-freepik-
4. Menyucikan Jiwa dan Mencapai Derajat Takwa
Hikmah keempat dari disyariatkannya puasa adalah untuk menyucikan jiwa manusia dengan menanamkan rasa takut kepada Allah, serta kesadaran akan pengawasan-Nya baik dalam keadaan tersembunyi maupun terang-terangan, puncaknya adalah menjadikan orang-orang yang berpuasa menjadi hamba yang benar-benar bertakwa kepada Allah, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:
"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183).
Dan ini pula alasan mengapa Allah SWT pada ayat di atas menegaskan bahwa tujuan puasa adalah agar manusia meraih derajat takwa, bukan agar manusia merasakan lapar, dahaga, atau sekadar memperoleh manfaat jasmani, yaitu agar tumbuh dalam dirinya sikap takwa yang sejati.
Dan inilah manfaat terbesar yaitu kesiapan jiwa untuk kembali menjadi hamba Allah yang senantiasa berkomitmen untuk menjalani perintah-Nya, dan konsisten menjauhi larangan-Nya.
Demikianlah kultum Ramadan tentang hikmah disyariatkannya puasa. Semoga apa yang telah dijelaskan ini tidak hanya berhenti sebagai pengetahuan dan nasihat di lisan saja.
Tetapi benar-benar meresap ke dalam hati dan terwujud dalam perilaku keseharian kita.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

