Disdikbud Kubar: Tidak Ada Hibah Puluhan Miliar untuk Sekolah Swasta
Kepala Disdikbud Kubar, Robertus Bandarsyah.-istimewa-
BACA JUGA:Wacana Pemekaran Benua Raya Menguat, Panitia Sebut Lahir dari Aspirasi Masyarakat
Tetapi benar-benar diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan di lapangan.
Bandarsyah juga menyampaikan data jumlah sekolah di Kabupaten Kutai Barat.
Berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) per 12 September 2025, jumlah sekolah negeri jauh lebih banyak dibanding sekolah swasta.
Untuk jenjang SD terdapat 189 sekolah negeri, sementara sekolah swasta hanya 17.
BACA JUGA:SMPN 1 Barong Tongkok Raih Juara Harapan I Lomba Cerdas Cermat Museum Kaltim 2025
Sedangkan untuk SMP, jumlah sekolah negeri tercatat 44 unit, sementara sekolah swasta baru ada 16 unit.
“Artinya, sekolah negeri tetap jadi prioritas utama kami. Baik pembangunan ruang kelas baru, rehabilitasi gedung, maupun penyediaan sarana belajar, semuanya lebih banyak dialokasikan untuk sekolah negeri. Bantuan ke sekolah swasta porsinya kecil dan sesuai aturan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa prioritas pembangunan pendidikan masih berfokus pada sekolah negeri karena jumlahnya mendominasi.
Selain itu, sekolah negeri juga lebih banyak menampung peserta didik, sehingga kebutuhan sarana dan prasarana lebih besar.
Meski begitu Bandarsyah berkomitmen memastikan pembangunan pendidikan berjalan merata di seluruh wilayah.
BACA JUGA:Haornas 2025 di Kutai Barat, Ratusan Warga Padati Senam Bersama di Alun-Alun Itho
Menurutnya, pembangunan tidak hanya sebatas angka anggaran, tetapi bagaimana program tersebut berdampak langsung pada peningkatan kualitas belajar mengajar.
Bandarsyah berharap masyarakat tidak terpengaruh berita miring yang saat ini berkembang di masyarakat tersebut.
Ia memastikan akan tetap transparan dalam pengelolaan anggaran pendidikan, termasuk dalam penyaluran bantuan ke sekolah swasta.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

