Hasil Audit Internal Kasus Bayi S di RSUD AWS Samarinda, Perlu Benahi Pelayanan
Sidak komisi IV DPRD Kaltim beberapa waktu lalu ke keluarga bayi S, yang di rawat di ruang Melati RSUD AWS Samarinda.-Mayang Sari/ Nomorsatukaltim-
BACA JUGA: DPRD Kaltim Sidak RSUD AWS, Soroti Kasus Bayi dengan Luka di Tangan Usai Diinfus
Selain prosedur pelayanan, audit internal turut menyoroti adanya miskomunikasi antara pihak rumah sakit dan keluarga pasien selama proses perawatan bayi S.
Meski demikian, Sudirman menyebut, seluruh pihak dalam pertemuan tersebut sepakat untuk mengutamakan kondisi kesehatan bayi S sebagai fokus utama.
“Yang jelas semua bersepakat untuk menjadi prioritas utama terhadap kepentingan si balita dalam hal kesehatannya,” imbuhnya.
Ia menambahkan, manajemen RSUD AWS juga menyatakan akan terus memantau perkembangan kondisi bayi S sekaligus melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan rumah sakit.
BACA JUGA: Prihatin dengan Pelayanan, Anggota DPRD Kutai Barat Minta Pembenahan di RS Harapan Insan Sendawar
Sementara itu, Humas RSUD AWS, dr Arysia Andhina mengatakan, hasil audit internal telah disampaikan kepada Komisi IV DPRD Kaltim.
Menurut dia, rumah sakit sebelumnya telah mengajukan permohonan audiensi kepada Komisi IV untuk memaparkan hasil audit secara langsung.
Namun, karena jadwal anggota dewan cukup padat, penjelasan sementara disampaikan melalui surat tertulis.
“Rumah sakit sudah mengirimkan peemintaan audiensi sebagaimana penyamoaian awal dengan Komisi IV, namun kemungkinan padatnya jadwal dari anggota dewan komisi IV sehingga meminta kami untuk memberikan jawaban melalui surat tertulis,” kata Arysia.
BACA JUGA: Operasional ICU di Gedung Walet RSUD Abdul Rivai Tersendat Akibat Vendor Bermasalah
Pihak RSUD AWS sebelumnya juga membantah adanya dugaan malapraktik dalam kasus tersebut.
Rumah sakit menyebut tindakan medis yang dilakukan telah sesuai prosedur, namun tetap melakukan audit internal untuk mengevaluasi keseluruhan proses pelayanan pasien.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: