Duduk Santai 15 Menit di Alam Setiap Hari Ternyata Bisa Tekan Risiko Depresi
Duduk Santai 15 Menit di Alam Setiap Hari Ternyata Bisa Tekan Risiko Depresi-Rama-Disway Kaltim
NOMORSATUKALTIM - Menghabiskan waktu singkat di ruang terbuka hijau ternyata dapat memberikan dampak positif yang besar bagi kesehatan mental.
Sebuah penelitian terbaru dari Stanford University mengungkap, duduk santai di alam selama 15 menit setiap hari mampu menurunkan risiko depresi, mengurangi kecemasan, serta membantu mengatasi rasa lelah.
Analisis ini mencakup hampir 450 studi yang meneliti hubungan antara paparan alam dan kesehatan mental.
Menariknya, hasil riset menunjukkan bahwa manfaat tersebut tidak selalu memerlukan aktivitas fisik.
Sekadar duduk santai sambil menikmati suasana alam, tanpa harus berolahraga, sudah cukup memberikan efek positif yang signifikan.
BACA JUGA : Meski Mendambakan Bentuk Tubuh Ideal, Jangan Sekalipun Lakukan Diet Ekstrem!
“Temuan kami menegaskan bahwa paparan singkat ke alam tetap memberikan manfaat besar bagi kesehatan mental,” ujar Profesor Yingjie Li, penulis utama studi ini, dikutip dari Beritasatu.com, Minggu 10 Agustus 2025.
Peneliti bahkan menemukan, untuk urusan kesehatan mental, duduk santai di alam mampu memberikan dorongan suasana hati yang lebih besar dibanding aktivitas fisik di luar ruangan.
Jika seseorang meluangkan waktu lebih dari 45 menit per hari, manfaat yang diperoleh akan meningkat, termasuk penurunan tingkat stres dan peningkatan rasa segar secara keseluruhan.
Riset ini juga mengungkap bahwa anak muda merasakan manfaat mental lebih besar dibanding kelompok usia lainnya.
BACA JUGA : Warga Panorama Sangatta Kembangkan Batik Ciprat dengan Sentuhan Kontemporer
Hal ini menjadi penting, mengingat sebagian besar gangguan kesehatan mental muncul sebelum usia 25 tahun.
Data terbaru mencatat jumlah orang yang mencari bantuan untuk masalah mental melonjak 40 persen dibanding sebelum pandemi, dengan total hampir mencapai 4 juta kasus.
Diperkirakan satu dari enam orang dewasa akan mengalami depresi seumur hidupnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

