BI: Efisiensi Anggaran Tak Terlalu Berpengaruh pada Pertumbuhan Ekonomi Balikpapan
BI Perwakilan Balikpapan menilai ekonomi Balikpapan tidak terlalu terdampak kebijakan efiensi anggaran.-(Disway Kaltim/ Chandra)-
BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Kebijakan efisiensi anggaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat, tidak memberikan pengaruh yang signifikan pada pertumbuhan perekonomian di Balikpapan.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Balikpapan, Robi Ariadi.
Menurutnya, ekonomi Balikpapan didominasi oleh sektor industri pengolahan, yakni sebesar 45,55 persen.
“Nggak begitu berpengaruh ya (perekonomian Balikpapan) karena didominasi oleh sektor pengolahan hampir separuhnya. Isu-isu efisiensi kan di sektor perhotelan, secara postur nya kan produksinya tidak sebesar pengolahan,” ujar Robi Ariadi, Rabu (5/3/2025).
BACA JUGA: Rudy-Seno Jamin Gratispol Tetap Jalan! Sebut Efisiensi Bukan Krismon
BACA JUGA: Dampak Efisiensi Anggaran, Kuota PTSL di Paser Berpotensi Berkurang
Ia menambahkan bahwa efisiensi tersebut memang berdampak, namun tidak begitu signifikan.
“Kecil lah pengaruhnya,” terangnya.
Sementara itu, menurut data yang dihimpin dari Badan Pusat Statistik (BPS), menyatakan bahwa kategori Industri Pengolahan memberikan kontribusi tertinggi kepada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Balikpapan, yakni sebesar 45,55 persen.
Angka ini hampir separuh dari total keseluruhan PDRB Kota Balikpapan tahun 2024.
BACA JUGA: Efisiensi Anggaran, Pembangunan Gedung Baru Diskominfo PPU Senilai Rp11 Miliar Ditunda
BACA JUGA: Meski Terkena Efisiensi Anggaran, Pemkab Tetap Upayakan Berau Expo Terselenggara
Di urutan kedua adalah kategori Konstruksi, yang memberikan kontribusi 15,98 persen.
Kemudian di urutan ketiga adalah kategori Transportasi dan Pergudangan dengan 12,16 persen.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

