Bankaltimtara

PAD Berau Masih Rendah, Syarifatul: Perlu Optimalisasi Kinerja Perusda

PAD Berau Masih Rendah, Syarifatul: Perlu Optimalisasi Kinerja Perusda

Anggota DPRD Kalimantan Timur, Syarifatul Syadiah.-(Disway Kaltim/ Rizal)-

BERAU, NOMORSATUKALTIM - Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Syarifatul Syadiah menyoroti rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Berau.

Menurutnya, dengan besarnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang hampir mencapai Rp 5 triliun, PAD Berau terbilang masih belum bisa dikatakan optimal. 

Sebab, kata Syarifatul, PAD Berau masih di kisaran Rp300 miliar saja.

"Perlu terobosan nyata agar Berau bisa lebih mandiri secara fiskal. PAD Berau masih sekitar Rp 300 miliar. Jika dibandingkan dengan total APBD, angkanya masih jauh dari ideal. Harus ada langkah strategis agar paling tidak PAD bisa mencapai 10 persen dari total APBD,” tutur Syarifatul, Rabu (2/7/2025).

BACA JUGA: Sempurnakan RPJMD 5 Tahun ke Depan, Pemkab Berau Fokus ke Ekonomi Hijau dan Pembangunan Berkelanjutan

BACA JUGA: DPMPTSP Berau Dorong Peningkatan Kualitas Layanan Publik Melalui Digitalisasi

Ia menekankan, peningkatan PAD tidak bisa lepas dari 2 aspek penting, yakni penguatan sumber daya manusia (SDM) dan transformasi ekonomi daerah.

"Keduanya harus menjadi titik berat dalam perencanaan pembangunan ke depan," tegasnya.

Ia menilai, potensi Berau sebenarnya cukup besar untuk mendongkrak pendapatan daerah, baik dari sektor pariwisata, industri, maupun sumber daya alam lainnya. 

Namun, potensi tersebut belum tergarap optimal. 

BACA JUGA: Penanganan Jalan di Kota Menjadi Fokus Utama Pemkab Berau, Total Anggaran Rp15 Miliar

BACA JUGA: Pariwisata untuk Ekonomi Masa Depan, Berau Tampilkan Potensi dan Edukasi Lewat Expo Ekowisata

Untuk itu, dirinya mendorong Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk bekerja lebih agresif dan progresif dalam mengejar peluang-peluang tersebut.

“Tren kebutuhan dan peluang PAD itu naik terus, apalagi jika melihat proyeksi dari 2026 hingga 2030. Ini harus dijadikan motivasi untuk lebih giat menggali sumber-sumber baru,” ujar Syarifatul.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: