Situasi di Perumahan Bengkuring, Sabtu (23/5/2020). Sebagian besar jalan dan rumah warga tergenang. (M5/Disway Kaltim) Samarinda, DiswayKaltim.com - Lebaran didepan mata. Namun warga Perumahan Bengkuring, Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara tak menikmati. Untuk yang kesekian kali, warga kembali diterjang banjir di hari yang Fitri. Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Jumat (22/5/2020) lalu mengakibatkan air tumpah ruah di Waduk Benanga. Ditambah air pasang yang terjadi di Sungai Karang Mumus. Air pun meluap dan menerjang pemukiman warga. Sabtu siang (23/5/2020), air kian meninggi dipemukiman warga. Sudah ratusan rumah dan ribuan jiwa yang terdampak banjir. Belum ada posko dan bantuan untuk warga, hanya tersedia perahu untuk warga yang hendak dievakuasi. Iskandar warga setempat mengatakan, air terus meninggi sejak hujan reda pada Jumat siang (22/5). Ketinggian air di pemukiman tersebut bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga 1 meter. "Jadi habis hujan reda, air ini ngga ada berhentinya. Naik terus. Yaa pelan-pelan gitu. Di Jalan Terong Pipit itu air sudah semeter," ucap pria 40 tahun yang memilih tetap tinggal dirumahnya. Lokasi ini memang sudah menjadi langganan banjir, ditahun sebelumnya warga juga telah merasakan berlebaran dengan keadaan kebanjiran. Seorang warga di RT 37 di Jalan Asparagus, Sumiati (48) mengaku pasrah dengan kondisi kebanjiran yang kembali ia alami ditahun ini. "Sedih kondisi begini, ekonomi turun karena corona, bantuan juga engga ada sama sekali. Besok mau lebaran, mudik ketemu keluarga engga bisa juga. Terpaka diam dirumah terendam banjir," ucap Sumiati. Senada dengan Sumiati, warga lainnya bernama Astuti (57) menuturkan kalau dalam rentang setahun belakangan ia telah tiga kali mengalami kondisi banjir seperti ini. "Paling parah lebaran tahun kemarin (2019). Tapi kalau di banding awal tahun (Januari) tadi, lebih parah yang sekarang," bebernya. Kondisi kebanjiran seperti ini, membuat keduanya berbeda pilihan. Bila Sumiarti memilih mengungsi dikediaman keluarganya. Namun Astuti hanya bisa memilih tetap bertahan dirumah saja. "Mau mengungsi ke mana. Di sini saja rumah menyewa. Keluarga enggak ada di sini," imbuhnya. Pasalnya nasib kedua Ibu Rumah Tangga (IRT) tersebut tak jauh berbeda dengan tetangganya yang lain. Seperti Masye Manengke yang telah bermukim di Jalan Terong, Perumahan Bengkuring sejak 2002 silam tersebut, terpaksa memilih pergi dari rumah dengan menyewa kontrakan di kawasan Sempaja. "Semalam kami makan di loteng rumah. Jadi biar engga khawatir lagi, anak-anak saya tadi cari sewaan rumah (kontrakan) buat sementara," kata Masye yang menyebut harga sewaan rumah pengungsiannya senilai Rp 600 ribu per bulan. "Ya mau bagaimana lagi dari pada bertahan di rumah terus, bantuan juga belum ada. Sedangkan ini air masih terus-terusan naik," sambungnya. Hingga berita ini diturunkan, nasib ratusan warga di Perumahan Bengkuring masih begitu memprihatikan. Selain tak adanya bantuan, ancaman kesehatan pun tak terelakkan. Dengan kondisi seadanya, warga saling bahu-membahu menggotong barang berharga mereka agar bisa terselamatkan, seraya menikmati kudapan berbuka di akhir bulan Ramadan. (m5/boy)
Lebaran Kelabu,Warga Bengkuring Kebanjiran
Sabtu 23-05-2020,20:45 WIB
Reporter : bayong
Editor : bayong
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 30-07-2026,21:00 WIB
Pengembalian Honor ASN di Kukar Capai Rp2 Miliar dari Rp9,5 Miliar, Inspektorat Kejar 814 Penerima
Kamis 30-07-2026,17:10 WIB
Rekonstruksi Duel Maut Pasar Sepinggan Balikpapan: Aksi Saling Bacok Terungkap
Kamis 30-07-2026,20:31 WIB
Diterpa Isu Mengadung Zat Etomidate, Penjualan Liquid Vape di Kota Bontang Turun Drastis
Jumat 31-07-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 31 Juli 2026, Cek di Sini!
Kamis 30-07-2026,22:10 WIB
Tangisan Maaf Tersangka Duel Maut Pasar Sepinggan Balikpapan Tak Bikin Luluh Istri Korban: Alibi Aja Itu!
Terkini
Jumat 31-07-2026,17:00 WIB
APBD Kutim Kembali Terancam Jika DBH Dipangkas Lagi
Jumat 31-07-2026,16:39 WIB
Akun Jual Narkoba di Medsos Ternyata Tipu-Tipu
Jumat 31-07-2026,15:17 WIB
Pemkot Bontang Larang Pelajar Bawa Handphone ke Sekolah, Surat Edaran Segera Dibuat
Jumat 31-07-2026,14:16 WIB
111.000 Hektare Lahan Mangrove Berpotensi Rusak Akibat Perubahan Fungsi Lahan
Jumat 31-07-2026,13:39 WIB