Air Surut, Petani Menanam Padi di Danau Semayang Kenohan Kukar

Minggu 06-09-2026,18:30 WIB
Reporter : Rahmat Pratama
Editor : Didik Eri Sukianto

KUTAI KARTANEGARA, NOMORSATUKALTIM— Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus mendorong pemanfaatan lahan di kawasan Danau Semayang untuk budidaya padi. Salah satunya dengan menambah bantuan benih.

Diketahui, di musim kemarau kondisi air Danau Semayang surut sehingga dimanfaatkan masyarakat untuk pertanian.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Mohammad Rifani mengatakan, pihaknya sebelumnya telah menyalurkan 500 kilogram benih padi untuk masyarakat di kawasan Danau Semayang.

"Untuk Danau Semayang, kemarin kita sudah bantu mengirimkan benih sebanyak 500 kilogram. Barusan tadi anggota saya ke Samarinda untuk mengambil lagi benih sebanyak 750 kilogram," ucap Rifani, Sabtu, 5 September 2026.

BACA JUGA: Pemkab Kukar Usulkan Rekayasa Cuaca di Sejumlah Titik, Fokus Selamatkan Sawah Kekeringan

Menurutnya, budidaya padi di Danau Semayang selama ini banyak dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Bahkan, luasan lahan yang telah ditanami diperkirakan mencapai ratusan hektare.

Ia menyebut masyarakat juga memiliki pengalaman dalam memanfaatkan kondisi Danau Semayang ketika air surut pada musim kemarau.

"Kalau di Semayang, yang sudah tertanam mungkin sudah berapa ratus hektare karena masyarakat berswadaya. Mereka membeli benih sendiri," tegasnya.

Rifani menilai pola pertanian tersebut merupakan salah satu bentuk kearifan lokal yang perlu mendapat dukungan pemerintah.

BACA JUGA: 2.000 Hektare Sawah Terancam Gagal Panen akibat Kekeringan, Pemkab Kukar Surati Kementan

Kondisi lahan yang sebelumnya lama tergenang air membuat tanah dinilai masih memiliki tingkat kelembapan yang cukup baik. Dengan demikian, kebutuhan input pertanian, termasuk pupuk, dapat ditekan.

"Kemarin kan katanya bagus di Danau Semayang karena habis banjir, lama tergenang. Artinya, dia tidak perlu asupan pupuk yang berlebihan. Itu salah satu kearifan lokal yang harus kita dukung," ujarnya.

Pemkab Kukar kini berupaya agar tanaman padi yang telah ditanam dapat dipanen sebelum kawasan tersebut kembali tergenang akibat naiknya permukaan air.

Rifani mengatakan, percepatan panen akan diupayakan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan datangnya musim hujan.

BACA JUGA: Kekeringan Melanda Sawah Bukit Biru, Petani Minta Distanak Respons Cepat

Kategori :