Aisyah menyebut, bahwa outlet ini telah beroperasi sekitar enam hingga tujuh bulan dan memiliki area yang lebih luas dibandingkan dua outlet sebelumnya.
Area tersebut juga dapat digunakan untuk berbagai kegiatan dengan kapasitas sekitar 600 hingga 1.000 orang.
“Kalau misalnya mau acara wedding, ini pas banget,” tuturnya.
Konsep Torani Beach juga mengandalkan suasana kawasan pesisir, sesuai dengan nama outlet tersebut.
Sementara bandeng tetap menjadi menu utama yang dipertahankan ketersediaannya.
“Karena pelopor utamanya itu adalah si bandeng ini, bintang utamanya,” ujar Aisyah.
Dalam pembagian bandeng gratis tersebut, masyarakat yang ingin mendapatkan makanan cukup datang dan mengantre tanpa persyaratan khusus, dengan ketentuan peserta minimal berusia 10 tahun.
Peserta kemudian dapat memilih bandeng crispy atau bandeng bakar, lalu memperoleh satu piring berisi bandeng, nasi, lalapan, sambal, dan air mineral selama persediaan masih tersedia hingga pukul 11.00 WITA.
Salah seorang pengemudi ojek online, Yansyah, mengaku mengetahui pembagian makanan gratis itu dari grup Grab dan datang sekitar pukul 08.30 WTA untuk ikut menikmati bandeng bakar.
“Terima kasih atas makan gratisnya, semoga laris manis terus di semua cabangnya,” kata Yansyah.
Warga lainnya, Yuni, mengatakan dirinya bersama enam orang lainnya memang sudah menjadi pelanggan Torani dan menjadikan sejumlah menu sebagai pilihan ketika menerima teman atau tamu dari luar.
“Biasanya kami yang paling suka ini bandeng bakar, selain itu cah kangkung, udang, buncis telur asin biasa kita pesan,” ujar Yuni.
BACA JUGA:BGN Targetkan 80 SPPG Beroperasi di Balikpapan, 36 Dapur Sudah Aktif
Bagi Yuni, kegiatan pembagian makanan gratis ini bukan hanya sebagai kesempatan menikmati menu favorit, tetapi juga menjadi momentum untuk Torani terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Semoga sukses ke depannya dan banyak memberi manfaat buat warga sekitar, terutama ya ini, macam seperti ini,” pungkasnya.