Pembenahan Stadion Segiri Dikebut Jelang Laga AFC

Minggu 05-07-2026,21:13 WIB
Reporter : Ari Rachiem
Editor : Tri Romadhani

BACA JUGA:Piala Dunia 2026: Babak Kedua Kunci Kebangkitan Maroko, Singkirkan Kanada untuk Lolos Perempat Final

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur, Rasman Rading, menegaskan peningkatan pencahayaan Stadion Segiri harus dilakukan secara cermat karena menyangkut migrasi teknologi pencahayaan yang memerlukan penyesuaian pada berbagai komponen.

“Harus memperhatikan desain pencahayaan, sistem instalasi, konstruksi dudukan, kebutuhan lensa, hingga jaringan kabel,” kata Rasman Rading.

Berdasarkan hasil verifikasi teknis, tingkat pencahayaan Stadion Segiri saat ini baru mencapai 935 lux.

Angka tersebut masih berada di bawah standar minimum Super League dan AFC yang mensyaratkan pencahayaan sebesar 1.800 lux untuk pertandingan level Asia.

BACA JUGA:Piala Dunia 2026: Ronaldo Pencetak Gol Tertua di Fase Gugur, Messi Perpanjang Rekor

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kemudian mengkaji pemanfaatan lampu Philips yang saat ini masih terpasang di Stadion Utama Palaran.

Simulasi teknis bersama pihak Philips menunjukkan pemindahan lampu tersebut berpotensi meningkatkan pencahayaan Stadion Segiri hingga mencapai 1.667 lux.

Apabila simulasi tersebut direalisasikan, Stadion Segiri hanya memerlukan tambahan sekitar 133 lux atau setara delapan unit lampu untuk memenuhi standar pencahayaan 1.800 lux yang ditetapkan AFC.

Pembenahan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut setelah Stadion Segiri menjalani inspeksi oleh perwakilan AFC dan ILeague pada Kamis (2/7/2026).

Kunjungan itu merupakan tahapan verifikasi kesiapan stadion sebagai kandang Borneo FC pada kompetisi antarklub Asia musim 2026/2027.

BACA JUGA:RSUD Taman Husada Bontang Butuh Tambahan Tempat Tidur untuk Pasien Rawat Inap

Dalam inspeksi tersebut, perwakilan AFC Raymond Bhaskaran bersama perwakilan ILeague Ronny Suhatril meninjau berbagai fasilitas utama stadion.

Pemeriksaan meliputi kualitas lapangan pertandingan, ruang ganti pemain, ruang media, area VIP, sistem pencahayaan, fasilitas keamanan, ruang operasional pertandingan, hingga kesiapan infrastruktur pendukung.

Tim inspeksi juga mengevaluasi akses masuk stadion, jalur pergerakan pemain dan ofisial, area siaran televisi, serta fasilitas pelayanan bagi penonton. Hasil penilaian tersebut akan menjadi dasar bagi AFC dalam menentukan kelayakan Stadion Segiri sebagai venue pertandingan kompetisi antarklub Asia.

"Berbagai aspek menjadi perhatian dalam kunjungan ini, mulai dari fasilitas stadion, operasional pertandingan, hingga kesiapan infrastruktur pendukung," tulis Manajemen Borneo FC melalui akun Instagram resmi klub, Kamis (2/7/2026).

Kategori :