dr Osa Rafshodia. (M4/DiswayKaltim) Samarinda,DiswayKaltim.com - saat ini masuk zona merah penyebaran COVID-19. Hal itu dibenaran Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Diskes) Samarinda, dr Osa Rafshodia. Dr Osa pun mengajak seluruh masyarakat untuk tetap berdiam diri di rumah saja. Disinggung mengenai masyarakat Samarinda yang masih sering melakukan aktivitas kumpul-kumpul, ia meminta segera dilaporkan ke 112. Kemudian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda akan turun tangan. "Seluruh wilayah di Samarinda masuk dalam zona merah. Dan, bisa dikatakan Samarinda masuk fase bencana," terang dr Osa. Bahkan, diprediksi akan terjadi lonjakan pasien COVID-19 pada April hingga Mei mendatang. Katanya, kurva ini makin hari makin meningkat. "Pasien yang bertambah positif corona bisa mencapai 40-80 pasien per bulan. Puncaknya ini di mulai pertengahan April menuju ke bulan Mei dan seterusnya," ungkapnya. Ia berharap semua pihak bisa merendahkan kurva penaikan pasien. Prediksi ini lanjutnya bisa saja memanjang hingga dua bulan jika imbauan physyical distancing tidak ketat atau disiplin. Osa juga membeber penyebaran pasien COVID-19 hingga kini. Tercata sudah delapan positif. Semuanya berasal dari kluster Ijtima Gowa. Ia menambahkan timnya masih melakukan tracking kepada Klaster Ijtima Gowa. Mereka juga melakukan koordinasi agar warga yang mengikuti kegiatan tersebut mau diperiksa. "Untuk klaster Gowa yang bepergian ke acara keagamaan tersebut, kami sudah berkoordinasi untuk melakukan tes rapid. Bagi yang belum lakukan tes, silakan lakukan tes di rumah sakit," pesannya. Disinggung mengenai ruangan yang disediakan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Samarinda, dr Osa menyampaikan ruangan tersebut ada 40 kamar. "Dari 40 bisa ditingkatkan menjadi 80 tempat tidur," terangnya. Terkait pasien PDP yang sudah dirawat di RSUD AWS maupun IA Moeis, dr Osa mengatakan bisa tetap disana sampai selesai. "Tetapi pasien dengan kriteria ringan bisa dirawat kesana (ruangan yang disediakan Bapelkes)," pungkasnya. (M4/boy)
Samarinda Masuk Zona Merah, Sebulan 80 Orang Berpotensi Terjangkit
Selasa 21-04-2020,01:25 WIB
Reporter : bayong
Editor : bayong
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,09:40 WIB
Update Perang Iran-Israel: Fasilitas Nuklir Dimona Diserang Rudal Nuklir Iran
Minggu 22-03-2026,17:15 WIB
AS Ancam Luluhlantahkan Fasilitas Listrik Iran Jika Selat Hormuz Tak Dibuka, Ini Respons Teheran
Minggu 22-03-2026,16:03 WIB
12 Rumah di Jalan Veteran Bontang Dilahap Api, Penyebab Masih Misteri
Minggu 22-03-2026,15:13 WIB
Selama Lebaran, Harga Elpiji 3 Kilogram di Balikpapan Naik Drastis, Rp 65 Ribu Per Tabung
Minggu 22-03-2026,09:52 WIB
Hasil Kualifikasi MotoGP Brasil 2026: Fabio Di Gianantonio Pole, Mark Marquez Start Posisi 3
Terkini
Senin 23-03-2026,09:22 WIB
Telepon Pemimpin Negara Muslim, Prabowo Ucapkan Selamat Lebaran
Senin 23-03-2026,08:11 WIB
Baznas Kaltim Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Rp23,15 Miliar kepada 16.179 Mustahik
Senin 23-03-2026,07:34 WIB
Veda Ega Pratama Cetak Sejarah! Podium Moto3 Brasil 2026 Diwarnai Red Flag Dramatis
Senin 23-03-2026,07:14 WIB
Pemudik dari Balikpapan Kini Punya Pilihan Baru Masuk Tol IKN, Tak Lagi Lewat Manggar Saja
Minggu 22-03-2026,22:50 WIB