Pemkot Samarinda telah menyiapkan stok sembako untuk dibagikan kepada sekitar 30.000 warga. (Dian Adi/DiswayKaltim) Samarinda,DiswayKaltim.com - Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang menyebutkan data penerima bantuan sembako senilai Rp 4 miliar sudah ada. Nantinya Dinas Sosial (Dinsos) akan menyerahkan data tersebut kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda. "Misalnya DPRD memang ada minta data. Nanti Pak Ridwan (kadinsos) serahkan," ucapnya Sabtu (18/4). Ia menjelaskan jumlah data sembako sejumla 30.000 akan diserahkan kepada masyarakat yang terdampak virus corona. Tapi itu pun dibatasi. Tidak semuanya akan menerima. "Yang tidak menerima bantuan dari pemerintah pusat, seperti program keluarga harapan atau lainnya," sambung Jaang. Pemerintah kota menyiapkan paket sembako tersebut sebulan sekali. Nantinya pemberian sembako dilakukan selama dua bulan. Masyarakat yang bakal menerima diantaranya ojek online, supir hingga pekerja informal. Jaang juga menyampaikan data itu berasal dari kecamatan dan instansi terkait. Sembako akan diantar sesuai data kecamatan masing-masing. "Ojek yang akan mengantar sesuai alamat yang ditentukan," ucapnya. Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan (Disperindag) Samarinda Marnabas mengaku sudah menyiapkan data pedagang pasar tradisional. Para pedagang itu nantinya yang akan menjadi distributor bantuan sembako. Disebutkan, ada 2.700 pedagang pasar tradisional di Samarinda yang akan diberdayakan untuk mendistribusikan bantuan. "Kami hanya menyiapkan pedagang, karena maunya Pak Wali berdayakan pedagang. Jadi pedagang kecil itu nanti, perpaket Rp 150.000 plus ongkos ojek online," kata Marnabas. Ia menjelaskan pedagang yang bersedia maka akan bertugas mengemas bahan-bahan bantuan tersebut. Kemudian ojek online yang akan mengantarkan. Ke kecamatan atau kelurahan. "Kami sudah ada datanya. Ada pedagang yang ambil 200 paket, ada yang juga 150 paket. Ini sesuai kemampuan modal pedagang, kalau mau ambil pengusaha besar mungkin cepat saja, tetapi pak wali minta pedagang kecil," ucapnya. Marnabas menambahkan bahwa distribusi bantuan ini dikhususkan bagi pedagang tradisional. Hal itu ditujukan agar masyarakat bisa memperoleh secara merata, termasuk ojek online. "Senin (hari ini) mendatang data jumlah pedagang tersebut akan diantarkan kepada Sekretariat Gugus Covid-19, dalam hal ini Sekda," ujarnya. Diketahui penerim bantuan semabko adaah adalah orang-orang yang diluar dari bantuan regular. Seperti Pelayanan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH). (m4/boy)
Data Penerima Sembako Sudah Rampung, Siap-Siap Dipanggil Camat
Senin 20-04-2020,00:38 WIB
Reporter : bayong
Editor : bayong
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,09:40 WIB
Update Perang Iran-Israel: Fasilitas Nuklir Dimona Diserang Rudal Nuklir Iran
Minggu 22-03-2026,16:03 WIB
12 Rumah di Jalan Veteran Bontang Dilahap Api, Penyebab Masih Misteri
Minggu 22-03-2026,17:15 WIB
AS Ancam Luluhlantahkan Fasilitas Listrik Iran Jika Selat Hormuz Tak Dibuka, Ini Respons Teheran
Minggu 22-03-2026,09:52 WIB
Hasil Kualifikasi MotoGP Brasil 2026: Fabio Di Gianantonio Pole, Mark Marquez Start Posisi 3
Minggu 22-03-2026,15:13 WIB
Selama Lebaran, Harga Elpiji 3 Kilogram di Balikpapan Naik Drastis, Rp 65 Ribu Per Tabung
Terkini
Minggu 22-03-2026,22:50 WIB
KPK Benarkan Gus Yaqut Keluar dari Rutan 2 Hari sebelum Idulfitri 1447 H, Ini Alasannya..
Minggu 22-03-2026,22:27 WIB
Jasamarga Terapkan Diskon Tarif Tol 30 Persen selama 2 Hari, Khusus Jalur Arus Balik Mudik
Minggu 22-03-2026,21:48 WIB
Asosiasi Travel Bontang Pastikan Tiga Sopir Positif Konsumsi Narkoba Bukan Anggota Mereka
Minggu 22-03-2026,19:20 WIB
Momen Idulfitri, Beras Basah Tidak Terlalu Ramai, Pengunjung Keluhkan Mahalnya Kocek ke Sana
Minggu 22-03-2026,18:11 WIB