Kebakaran di Permukiman Padat Penduduk Samarinda, Dua Orang Terluka

Kamis 23-04-2026,16:43 WIB
Reporter : Ari Rachiem
Editor : Baharunsyah

Terkait penyebab kebakaran, Hendra menyebutkan dugaan sementara mengarah pada arus pendek listrik.

meskipun kepastian penyebab masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian yang telah melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Dugaan sementara akibat arus pendek listrik, namun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” terangnya.

Proses pemadaman melibatkan 13 unit mobil tangki pemadam kebakaran dari Disdamkar dan PMK swasta serta 26 mesin portable milik relawan. 

“Alusista yang diturunkan terdiri dari 13 unit tangki fire truck serta 26 mesin portable dari relawan,” jelasnya.

Berbagai unsur turut dilibatkan dalam penanganan kebakaran tersebut, di antaranya relawan Kota Samarinda, Disdamkar, tim medis Emergency Medical Team ITS, Command Centre 112, kepolisian, PMI, BPBD, hingga dukungan dari PLN dan organisasi komunikasi.

BACA JUGA:Peluru Sasar Kaca Mobil di Balikpapan Masih Misteri, Korban Mengaku Tak Punya Musuh

“Banyak unsur yang terlibat di lapangan untuk memastikan penanganan berjalan maksimal,” katanya.

Hendra juga menyoroti kendala di lapangan berupa akses jalan yang sempit serta banyaknya warga yang menonton, yang sempat memperlambat mobilitas petugas dalam menjangkau titik api di kawasan tersebut.

“Kendala utama adalah akses jalan yang sempit dan banyaknya warga yang menonton sehingga menghambat pergerakan petugas,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran di kawasan permukiman padat, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik, serta diharapkan dapat memberikan ruang bagi petugas saat terjadi kondisi darurat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan memberi akses bagi petugas saat terjadi kebakaran,” pungkasnya.

 

Kategori :