Ketua Umum LBH Ansor Kaltim, Rusdiono, SH., SHI., MH. (ist) Samarinda, DiswayKaltim.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kaltim membuka posko pengaduan terhadap nasib buruh yang alami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Posko dibuat agar para buruh yang alami PHK dapat mengakses informasi. Terutama, mengenai informasi hak-hak dan kewajiban perusahaan dalam penyelesaian hubungan industrial. Saat ditemui Disway Kaltim, Sekretaris Umum LBH Ansor Guntur Abadi mengatakan sebab posko pengaduan ini terbentuk. Yakni untuk antisipasi apabila lonjakan PHK terutama di Kaltim mengalami peningkatan. Hal ini memicu permasalahan sosial untuk seluruh pekerja. Seperti, buruh atau karyawan tidak tetap. "Mudah-mudahan tidak seperti di Jawa," katanya Guntur berharap agar kondisi demikian tidak terjadi di Kaltim. Posko ini dibentuk agar menjadi safety. Apabila, permasalahan tersebut tak bisa dibendung lagi. Terpisah, Ketua Umum LBH Ansor Kaltim, Rusdiono menambahkan akan mengupayakan dengan kemampuan. Untuk membantu masyarakat buruh yang di PHK agar dapat mengakses informasi mengenai hak-hak akibat dampak COVID-19. Musibah wabah corona saat ini memang telah membuat banyak masyarakat mengalami kesulitan ekonomi, termasuk para buruh. "Karena itu, kita berharap wabah Corona ini cepat berlalu dan kami juga berharap agar pihak perusahaan tidak melakukan PHK di tengah kondisi wabah Corona yang sementara ini,"jelas Dion, Senin (14/4). Dion juga berharap agar tidak ada buruh yang alami PHK ditengah kondisi wabah saat ini. Dan geliat kerja di Kaltim juga diharapkan tetap stabil. "Mari kita bersama-sama cegah Corona dengan tetap menjaga stabilitas kondisi kerja di Kaltim," pungkas Rusdiono. (s/top/boy)
LBH Ansor Bentuk Posko Pengaduan
Rabu 15-04-2020,13:26 WIB
Reporter : bayong
Editor : bayong
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-02-2026,06:28 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 22 Februari 2026, Mayoritas Daerah Diselimuti Awan Sepanjang Hari
Sabtu 21-02-2026,21:29 WIB
Novel Samuel di Wattpad Diadaptasi ke Layar Kaca, Fadi dan Saskia Akui Tertekan Perankan Tokoh
Sabtu 21-02-2026,19:01 WIB
Agus Haris: PPPK Paruh Waktu di Bontang Tetap Dapat THR, Nominalnya masih Dibahas
Sabtu 21-02-2026,19:30 WIB
Soal Pengadaan Mobil Dinas Miliaran Rupiah, Sekda Kaltim Sebut Medan Berat Jadi Pertimbangan
Sabtu 21-02-2026,21:54 WIB
Bagikan Takjil Ramadan, Polsek Bongan Kutai Barat Bangun Kebersamaan dan Tingkatkan Kepercayaan Publik
Terkini
Minggu 22-02-2026,18:13 WIB
Aplikasi Kukar Siap Kerja Jadi Sistem Digital Terpadu, Perusahaan Bisa Akses Database Tenaga Kerja Terlatih
Minggu 22-02-2026,17:36 WIB
Pakan Tembus Rp400 Ribu per Karung, Pembudidaya Ikan Keramba Berau Putar Otak Olah Makanan Kedaluwarsa
Minggu 22-02-2026,16:33 WIB
Pembangunan Sekolah Rakyat di Bontang, Pemkot Klaim Sudah Daftar ke Kanwil
Minggu 22-02-2026,16:10 WIB
Hipertensi dan Diabetes Hantui Balikpapan, Pola Makan jadi Penyebab
Minggu 22-02-2026,15:33 WIB