Agus Haris: PPPK Paruh Waktu di Bontang Tetap Dapat THR, Nominalnya masih Dibahas
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris-Michael Fredy Y/Nomorsatukaltim-
BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kota Bontang masih kebingungan, apakah mereka mendapatkan tunjangan hari raya (THR) atau tidak.
Pasalnya, status mereka sebagai PPPK Paruh Waktu belum ada setahun. Yosua Agung, salah satu PPPK Paruh Waktu yang bertugas di Satpol PP mengaku belum mengetahui apakah tahun ini mendapatkan THR atau tidak.
“Saya sih belum tahu ya, dapat atau tidak. Tapi mudahan saja dapat. Lagian, ini masih di awal bulan. Puasa baru 3 hari. Jadi, belum dapat informasi apapun,” katanya kepada Nomorsatukaltim, Sabtu, 21 Februari 2026.
Namun, berkaca dari tahun sebelumnya, saat dirinya masih Tenaga Kontrak Daerah (TKD), sebelum hari raya Idulfitri, ia mendapatkan THR, walau angkanya tidak besar atau tidak 1 bulan gaji seperti PNS.
BACA JUGA: Jalan Layang Bontang Kuala Belum Diakomodir APBN 2026, Pemkot Siapkan Skema Trotoar Darurat
“Kalau tahun lalu dapat dong. Tapi hanya sekitar 75 persen. Tapi, itu sudah sangat lumayan, daripada tidak sama sekali kan. Nah, kalau tahun ini, saya sih tidak terlalu berharap karena status PPPK Paruh Waktu ini juga belum satu tahun. Tapi kalau hitung pengabdian di Pemkot Bontang, ya sudah cukup lama,” katanya lagi.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris memastikan seluruh pegawai PPPK Paruh Waktu akan mendapatkan THR.
Menurut dia, insentif hari raya itu merupakan hak para pekerja. Mereka telah mengabdikan diri mereka di Pemkot Bontang.
“Mereka sudah bekerja dengan baik. Sudah bekerja dengan semangat. Pastinya, akan tetap mendapatkan hak mereka, yakni THR. PPPK Paruh Waktu ini juga kan bagian dari pegawai pemerintahan. Perlu mendapatkan hak yang sama,” ungkapnya.
BACA JUGA: MBG Tetap Disalurkan Selama Bulan Puasa
BACA JUGA: Jelang Bulan Puasa, Begini Pesan Wawali Bontang kepada ASN
Hanya saja, ia memastikan nominalnya kemungkinan besar tidak sebesar gaji mereka. Sampai saat ini juga belum disepakati nominal yang akan diberikan karena akan menyesuaikan dengan APBD Bontang.
“Kami sudah anggarkan sebenarnya. Tapi, alokasi yang diberikan berapa, kami masih harus bicarakan dulu. Tapi pasti mereka mendapatkan. Nominalnya saja yang belum ada. Kami akan salurkan paling lambat satu minggu sebelum lebaran,” katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

