Soal Pengadaan Mobil Dinas Miliaran Rupiah, Sekda Kaltim Sebut Medan Berat Jadi Pertimbangan
Sekretaris Daerah Kaltim, Sri Wahyuni-Mayang Sari/ Nomorsatukaltim-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM- Sorotan publik terhadap pengadaan mobil operasional pimpinan daerah senilai Rp8,5 miliar akhirnya mendapat tanggapan dari Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni.
Ia menilai, kendaraan jenis SUV Hybrid 2996 cc tersebut dibutuhkan untuk menunjang mobilitas kepala daerah di medan berat Kaltim.
Sri Wahyuni menjelaskan, kebutuhan kendaraan itu tidak lepas dari karakteristik geografis Kaltim yang memiliki medan berat dan akses jalan yang di sejumlah titik belum sepenuhnya terbuka.
Menurut dia, Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud kerap turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi riil di lokasi yang akan diputuskan pembangunannya.
BACA JUGA: DPRD Kaltim Kritik Rencana Pengadaan Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar
BACA JUGA: Pokja 30 Kritik Pengadaan Mobil Operasional Gubernur Rp8,5 Miliar di Tengah Efisiensi Anggaran
"Pak Gubernur ini kalau meninjau sebuah lokasi, beliau ingin sampai benar-benar tembus ke titik tujuan. Pernah suatu waktu ke daerah Kesotek Bongan, memang saya tidak ikut, tapi saya dengar ceritanya tertahan di hutan. Sebenarnya sudah diberi tahu tidak ada jalan, tapi beliau ingin tahu tembusnya sampai mana. Kalau masyarakat bisa sampai di situ, beliau juga ingin sampai. Waktu itu sempat trouble," ungkap Sri, Jumat, 18 Februari 2026.
Pengalaman serupa, lanjut dia, juga pernah terjadi saat kunjungan lain yang diikutinya secara langsung.
Dalam kesempatan itu, rombongan harus mengganti kendaraan karena kondisi medan yang tidak memungkinkan dilalui mobil sebelumnya.
"Saya pernah ikut kunjungan, dan beliau harus ganti mobil karena medannya tidak memungkinkan. Nah, saya mengira itu mungkin yang menjadi pertimbangan beliau. Jadi memang kendaraan kepala daerah itu seharusnya bisa menembus medan Kaltim dalam kondisi apa saja," katanya.
BACA JUGA: BPKAD Kaltim: Pengadaan Mobil Dinas Pimpinan sudah Sesuai Perencanaan
BACA JUGA: Alasan Pemprov Kaltim Alokasikan Mobil Operasional Gubernur dengan Nilai Rp 8,5 Miliar
Menurut Sri, kemampuan kendaraan menjangkau medan berat bukan sekadar soal kenyamanan, melainkan menyangkut pengambilan keputusan strategis.
Dengan melihat langsung kondisi jalan, kepala daerah dapat menentukan arah kebijakan infrastruktur secara lebih tepat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

