Terkait isu habisnya lapak di kawasan pujasera, Rendi memastikan informasi tersebut tidak benar.
BACA JUGA: Kekurangan Ruang Kelas, Disdikbud Kukar Terapkan 2 Shift Kegiatan Belajar Mengajar
BACA JUGA: Jumlah Pengunjung Menurun, Museum Kayu Tergerus Destinasi Wisata Baru
Ia menegaskan bahwa pemerintah akan membuka kesempatan secara transparan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk memprioritaskan pedagang yang direlokasi dari Pasar Seni.
“Belum ada satu pun lapak yang terisi. Semua akan dibuka secara transparan untuk masyarakat,” tuturnya.
Rendi juga mengajak seluruh komunitas, termasuk yang selama ini merasa kurang terakomodasi, untuk aktif menyampaikan aspirasi. Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen mendukung komunitas yang berprestasi.
“Selama membawa nama Kukar di tingkat nasional maupun internasional, pemerintah pasti hadir dan memberikan dukungan,” pungkasnya.