Sementara data kemiskinan dihimpun melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilaksanakan setiap Maret.
BPS menilai, meskipun pertumbuhan ekonomi Kutai Timur melambat pada 2025, perkembangan sektor non-pertambangan tetap menjadi potensi penting untuk memperkuat struktur ekonomi daerah di masa mendatang.