Diskominfo Kutim Minta Wartawan Jaga Etika Profesi dan Tingkatkan Kualitas SDM

Jumat 13-03-2026,12:53 WIB
Reporter : Sakiya Yusri
Editor : Baharunsyah

KUTIM, NOMORSATUKALTIM – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Statistik dan Persandian Kutai Timur (Kutim) Ronny Bonar menekankan pentingnya etika dalam kerja jurnalistik serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) insan pers. 

Menurut Ronny, peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. 

Karena itu, wartawan diharapkan tetap memegang teguh etika jurnalistik dalam menjalankan tugasnya di lapangan. 

"Bahwa kita sebagai wartawan harus memiliki etika,” ujarnya pada saat buka puasa bersama PWI Kutim, Rabu 11 Maret 2026 lalu. 

BACA JUGA:Mudik Lebaran Jadi Tenang, Polres Kutim Sediakan Penitipan Kendaraan Gratis di Kantor Polisi

Ia berharap prinsip tersebut benar-benar dijalankan oleh insan pers di Indonesia, termasuk di Kutai Timur.

Dengan berpegang pada etika, media diharapkan dapat menjalankan fungsi kontrol sosial secara sehat dan konstruktif. 

Ronny menjelaskan, pemerintah tidak pernah menutup ruang kritik dari masyarakat maupun media. 

Namun, kritik yang disampaikan diharapkan bersifat membangun dan berorientasi pada perbaikan. 

“Dengan pemerintah-pemerintah yang sekarang ini kami tidak mempertanyakan kritik. Yang penting kritik itu sifatnya membangun, bukan menunjuk-nunjuk persoalan,” katanya. 

BACA JUGA:10 Usulan Pemekaran Desa di Kutim Disetujui Kemendagri, Satu Desa Terkendala Batas

Ia menilai kemitraan antara pemerintah daerah dan media memiliki peran besar dalam menjaga kualitas informasi yang diterima masyarakat. 

Kerja sama yang baik diharapkan mampu mencegah munculnya informasi yang bersifat negatif atau menyesatkan. 

Selain itu, Ronny juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas wartawan melalui sertifikasi dan pelatihan. 

Ia menyebut Uji Kompetensi Wartawan (UKW) menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan profesionalitas jurnalis. 

Kategori :