Kedua kapal tersebut adalah VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro. Meski berada di kawasan dengan situasi geopolitik sensitif, keduanya dilaporkan dalam kondisi aman.
BACA JUGA: Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Geopolitik Timur Tengah hingga Mudik Lebaran
BACA JUGA: RDMP Bukan Solusi Tunggal Ketahanan Energi Nasional, Peneliti: Sumbernya bukan Hanya Minyak
Kapal Gamsunoro diketahui melayani pengangkutan kargo milik konsumen pihak ketiga (third party). Sedangkan VLCC Pertamina Pride tengah menjalankan misi pengangkutan minyak mentah jenis light crude oil untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia juga terus melakukan komunikasi dengan otoritas Iran guna memastikan keselamatan kapal serta awaknya.
Di tengah situasi tersebut, Pertamina memastikan rantai pasok energi nasional tetap berjalan normal.
“Selain kapal-kapal tersebut, rantai pasok dan distribusi energi tetap solid, baik di perairan internasional maupun perairan Indonesia yang didukung setidaknya 345 armada kapal di bawah pengelolaan entitas Pertamina Group lainnya,” ucap Pjs Corporate Secretary Pertamina International Shipping Vega Pita, dikutip Antara, Selasa.