Iran Mencekam, Rudal Israel Sasar Lapangan Tempat Demonstran Berkumpul

Senin 02-03-2026,22:01 WIB
Reporter : Didik Eri Sukianto
Editor : Didik Eri Sukianto

TEHERAN, NOMORSATUKALTIM – Militer Israel mengonfirmasi, bahwa angkatan udaranya telah memulai serangan besar-besaran tambahan di pusat kota Teheran pada Senin, 2 Maret 2026.

Situasi di ibu kota Iran semakin mencekam setelah serangan udara tersebut dilaporkan menyasar gedung-gedung pemerintahan dan titik strategis di jantung kedaulatan Iran.

Kantor berita lokal, Tasnim melaporkan, serangkaian ledakan keras terdengar menggelegar di berbagai penjuru Teheran.

Salah satu titik ledakan yang paling mengkhawatirkan dilaporkan terjadi di area dekat Lapangan Revolusi (Revolution Square).

BACA JUGA: 160 Orang Diperkirakan Tewas dalam Serangan Israel-AS ke Iran, 7 Lokasi di Teheran jadi Sasaran Rudal

BACA JUGA: Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Meninggal Dirudal, Siapa Pengganti Selanjutnya?

Di lokasi ini pada saat yang sama, ribuan demonstran tengah berkumpul untuk melakukan unjuk rasa mengecam agresi militer yang terjadi sebelumnya.

"Serangan udara menargetkan area di dekat Lapangan Revolusi, tempat para demonstran berkumpul dalam unjuk rasa mengecam agresi tersebut," tulis laporan resmi media pemerintah setempat.

Merespons gempuran udara tersebut, sistem pertahanan udara Iran segera diaktifkan. Cahaya dari intersepsi rudal terlihat menghiasi langit malam di atas pusat kota Teheran.

“Pertahanan udara Iran mencegat serangan itu di langit di atas pusat kota Teheran,” bunyi pernyataan resmi otoritas keamanan Iran.

BACA JUGA: Iran Kecam Serangan AS dan Israel, Ancam Balasan Tegas serta Desak Dewan Keamanan PBB Bertindak

BACA JUGA: Iran Balas Serangan Israel-Amerika, 1 Orang di Abu Dhabi Dilaporkan Tewas

Namun, getaran hebat dari serangan itu memicu kepanikan massal, terutama di wilayah padat penduduk yang dekat dengan pusat pemerintahan.

555 Warga Iran Tewas Diserang AS-Israel

Sementara itu, Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi mengungkapkan, jumlah korban akibat serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026 mencapai 555 jiwa.

Kategori :