Kuncinya Sekarang di Kemenhub, Pemkab Kutim Harap KEK Maloy Segera Beroperasi

Senin 02-03-2026,13:04 WIB
Reporter : Sakiya Yusri
Editor : Baharunsyah

"Kalau Pelabuhan Maloy beroperasi, seluruh komoditas bisa langsung tercatat sebagai ekspor Kutim,” tegasnya.

Menurut Mahyunadi, ketergantungan pada pelabuhan luar daerah juga membuat rantai distribusi menjadi lebih panjang.

BACA JUGA:Program Kementerian Sosial Disambut STIPER Kutim, 200 Siswa Siap Ditampung di Gedung Kehutanan

Biaya logistik pun dinilai kurang efisien bagi pelaku usaha lokal.

Dengan berfungsinya pelabuhan di KEK MBTK, jalur distribusi diyakini akan lebih singkat dan kompetitif.

Hal ini sekaligus membuka peluang investasi baru di sektor pengolahan dan industri turunan.

Ia menambahkan, keberadaan pelabuhan yang aktif akan menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih dinamis di wilayah pesisir Kaliorang dan sekitarnya. Perputaran barang dan jasa diprediksi meningkat signifikan.

“Ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi strategi memperkuat ketahanan fiskal daerah."

"Kita ingin KEK Maloy benar-benar hidup dan memberi dampak langsung bagi masyarakat,” katanya.

Pemerintah daerah pun berharap dukungan pemerintah pusat dapat segera terealisasi agar Pelabuhan Maloy beroperasi penuh.

Dengan demikian, KEK Maloy tak hanya menjadi simbol pembangunan, tetapi benar-benar menjelma sebagai gerbang ekspor dan sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi Kutai Timur.

Kategori :