Melalui unggahan di platform X pada Sabtu, Pahlavi menyebut kematian Khamenei sebagai akhir dari rezim yang menggulingkan ayahnya yang pro barat.
BACA JUGA:Ngamuk Soal Tarif Impor Dibatalkan, Trump Sebut Mahkamah Agung AS Memalukan
"Dengan kematiannya, Republik Islam secara efektif telah berakhir dan akan segera dibuang ke tong sampah sejarah," tulisnya di X dikutip dari Agence France-Presse, Minggu (1/3/2026).
Pahlavi pun memperingatkan agar tidak menunjuk pengganti Khamenei dan menyerukan aparat keamanan untuk bergabung dalam transisi.
"Kepada militer, pasukan keamanan, dan kepolisian, setiap upaya untuk menopang rezim yang runtuh pasti akan gagal," ujarnya.
Pahlavi, yang tampil sebagai tokoh transisi meskipun belum mendapatkan dukungan dari seluruh kubu oposisi, menyerukan kepada warga Iran untuk tetap waspada dan bersiap.