Pengelola SPPG Waru Terkesan Menghindar soal Kasus Dugaan Keracunan Puluhan Pelajar

Sabtu 14-02-2026,09:59 WIB
Reporter : Achmad Syamsir Awal
Editor : Hariadi

PENAJAM PASER UTARA, NOMORSATUKALTIM - Belum genap 10 hari beroperasi, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Waru telah mengukir catatan minus dalam pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Hal itu ditengarai terdapatnya kasus dugaan keracunan makanan yang dialami 24 siswa asal SDN 008 Waru dan 1 pelajar SMA Negeri 2, pada Rabu 11 Februari 2026.

Indikasi yang berhembus jika pelajar mengalami gejala mual, muntah, sakit perut, dan sesak napas usai mengonsumsi menu tambahan MBG yakni puding.

Setelah ditemukannya dugaan kasus keracunan yang dialami siswa, pihak SPPG Waru sulit untuk dikonfirmasi. 

BACA JUGA: Siswa di Waru Keracunan MBG, Wabup PPU segera Evaluasi Menyeluruh SPPG

BACA JUGA: Puding dari UMKM Diduga Jadi Penyebab 25 Siswa di PPU Keracunan MBG

Pada Rabu sekira pukul 13.00 Wita awak media mencoba konfirmasi langsung di lokasi SPPG Waru.

Hingga sekira pukul 15.00 Wita di lokasi, harapan untuk konfirmasi langsung kepada kepala SPPG Waru sebagai bentuk keberimbangan berita tak terwujud.

Pengelola SPPG Waru terkesan menghindar dari upaya konfirmasi awak media. 

Padahal sebelumnya, petugas yang berdiri di luar gedung SPPG Waru menyebut jika yang terkait sedang berada di dapur.

BACA JUGA: Puluhan Siswa SDN 008 Waru Diduga Keracunan usai Konsumsi Puding Menu MBG

BACA JUGA: Dinkes Kaltim Setop Sementara SPPG Waru, Usai 25 Pelajar PPU Diduga Keracunan Menu MBG

Namun, kenyataannya yang terkait langsung bergegas menuju Puskesmas Waru. 

"Kami enggak bisa menyampaikan bagaimana, silakan langsung kepala SPPG," ucap salah seorang petugas SPPG Waru, saat dikonfirmasi awak media.

Disinggung keberadaan petugas ahli gizi SPPG Waru untuk memberikan keterangan agar informasi tak bias, petugas menyebut jika berada di dalam dapur umum. Namun, enggan memanggilnya menemui awak media.

Kategori :