Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Balikpapan Indra Hermawan. (ist) -- Balikpapan, Diswaykaltim – Rencana Menteri Hukum dan HAM (MenkumHAM) Yasonna Laoly mengeluarkan 300 napi tipikor mengundang kontroversi. Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Balikpapan Indra Hermawan menilai, kebijakan MenkumHAM tersebut patut dipertanyakan. Jika alasan menteri membebaskan napi tipikor untuk mencegah penyebaran COVID-19, maka dengan tegas dirinya mengatakan kebijakan tersebut tidak tepat. "Sebab sel napi tipikor ditempati satu orang. Walaupun ada juga yang lebih," ujar Indra, Senin (6/4). Tetapi jika dibandingkan dengan napi tindak pidana lain yang sampai berdesakan, sel napi tipikor harusnya masih tergolong aman. "Napi tipikor pun telah menjalankan physical distancing," tambahnya. Kata Indra, langkah paling tepat adalah menghentikan kunjungan ke lapas. Sehingga kemungkinan masuknya virus dari luar lapas bisa diminimalisasi. Justru membebaskan napi tipikor malah berpotensi terjangkit corona. "Untuk apa kita membebaskan koruptor yang telah melakukan kejahatan besar yang menjadi masalah laten di bangsa ini? Mereka cukup di dalam sel saja" jelasnya. Diketahui, Yasonna Laoly akan merevisi PP Nomor 99/2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan. Salah satu materi muatan dalam revisi tersebut adalah pembebasan narapidana kasus korupsi yang berusia di atas 60 tahun dan sudah menjalani dua pertiga masa tahanan. Yasonna mengatakan bakal menyampaikan usul revisi PP Nomor 99/2012 ini kepada Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas (ratas). “Kami akan laporkan ini di ratas dan akan kami minta persetujuan presiden soal revisi emergency ini bisa dilakukan,” ujar Laoly. (bom/hdd)
GMKI Balikpapan Tolak Wacana Keluarkan Napi Tipikor
Senin 06-04-2020,22:03 WIB
Reporter : Disway Kaltim Group
Editor : Disway Kaltim Group
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 26-03-2026,17:50 WIB
Xenia Terbakar di Bengalon, Polisi Ungkap Dugaan Ledakan dari Dalam Mobil
Kamis 26-03-2026,18:59 WIB
Janji Pemkab Kutai Barat Dipertanyakan, TPP Guru Tak Kunjung Kembali
Kamis 26-03-2026,22:05 WIB
30 dari 65 Titik Pembangunan KDKMP di Paser Ditarget Rampung Akhir April 2026
Kamis 26-03-2026,21:05 WIB
TPP ASN Kutim Menyusut, Ardiansyah Soroti Beban 7.500 PPPK dan SK Pinjaman
Kamis 26-03-2026,18:23 WIB
Kebakaran Kembali Melanda Permukiman Padat di Kota Balikpapan, 1 Rumah Ludes dan 2 Terdampak
Terkini
Jumat 27-03-2026,16:31 WIB
Usai Melambung Tinggi, Harga Cabai di Kutim Mulai Normal di Angka Rp100 Ribu Per Kilogram
Jumat 27-03-2026,16:02 WIB
Jukir Liar Kuasai Parkir Pasar Segiri, Dishub Siapkan Pihak Ketiga Sebagai Pengelola
Jumat 27-03-2026,15:32 WIB
Bupati Kutim Bidik Dukungan Pusat untuk Bangun Infrastruktur Strategis
Jumat 27-03-2026,15:01 WIB
Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis, Ranking FIFA Garuda Unggul 32 Anak Tangga
Jumat 27-03-2026,14:21 WIB