Harga Cabai dan Tomat Mulai Naik di Balikpapan Jelang Ramadan

Senin 02-02-2026,14:03 WIB
Reporter : Salsabila
Editor : Baharunsyah

Namun, Haemusri mengakui terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, khususnya kelompok bumbu-bumbuan seperti cabai, cabai keriting, bawang, dan tomat.

Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh faktor cuaca serta jalur distribusi.

"Secara pasokan masih aman, hanya beberapa komoditas bumbu-bumbuan yang memang mengalami kenaikan," tuturnya saat diwawancara terpisah.

Pemerintah daerah, lanjut Haemusri, telah menindaklanjuti kondisi tersebut dengan mengacu pada surat edaran Badan Pangan Nasional, yang mengimbau produsen dan distributor menyesuaikan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.

Selain itu, koordinasi terus dilakukan bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Dinas Ketahanan Pangan, serta para distributor untuk menjaga ketersediaan pasokan, khususnya bumbu-bumbuan.

BACA JUGA:Roadshow “Healing Sejenak” Sapa Balikpapan, Siap Usung Musik dan Otomotif di Akhir Januari 2026

Untuk mengantisipasi potensi gejolak harga selama Hari Besar Keagamaan Nasional, Disdag juga merencanakan pelaksanaan pasar murah pada 2 hingga 6 Maret 2026 di enam kecamatan.

Kegiatan serupa oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Balikpapan, yang dijadwalkan menggelar pasar murah selama tiga hari dengan penawaran diskon khusus.

Haemusri mengungkapkan, berdasarkan informasi dari distributor, stok pangan di Balikpapan dipastikan aman hingga sekitar tiga bulan ke depan, termasuk setelah Idulfitri.

Meski harga beberapa komoditas mengalami kenaikan, daya beli masyarakat dinilai masih cukup baik.

Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk berbelanja secukupnya dan memanfaatkan pasar-pasar rakyat agar kebutuhan pangan rumah tangga tetap terpenuhi selama Ramadan.




Keterangan Foto : Sari, pedagang di Pasar Klandasan Balikpapan/salsa.

Kategori :