“Alasannya masih ribut di internal. Makanya semua harus kembali ke regulasi. Pajak restoran mereka bayar, tapi parkirnya belum,” jelasnya.
Ia menegaskan, apabila tidak ditemukan solusi dan pihak pengelola tetap bersikukuh, DPRD akan mendorong pertemuan antara pihak perusahaan, pengelola parkir, dan warga lokal dengan DPRD sebagai saksi.
“Kalau tidak ada solusi juga, kami akan rekomendasikan tutup sementara sebelum semua ini clear,” pungkas Iswandi.