Ia mengibaratkan penggunaan pasir gurun untuk beton seperti “membangun sesuatu dari tumpukan kelereng, bukan tumpukan bata kecil”.
Karena alasan inilah Arab Saudi dan negara-negara Teluk harus mengimpor pasir dari negara lain, seperti Australia, China, hingga Belgia.
Australia bahkan muncul sebagai salah satu pemasok utama pasir silika dan pasir konstruksi berkualitas tinggi.
Pada 2023, Australia mengekspor pasir senilai US$ 273 juta dan menjadi eksportir pasir terbesar kedua di dunia. Saudi Arabia tercatat sebagai salah satu negara pengimpor.
Pada tahun yang sama, Kerajaan mengimpor pasir konstruksi alami dari Australia senilai sekitar US$ 140.000.
Meski angkanya terlihat kecil dibandingkan nilai proyek raksasa yang dikerjakan, data ini menegaskan ketergantungan Arab Saudi terhadap pasir impor untuk memenuhi standar material konstruksi modern.
Fenomena ini juga terlihat jelas di Uni Emirat Arab. Pembangunan Burj Khalifa di Dubai menjadi contoh paling nyata.
Gedung setinggi 828 meter itu membutuhkan sekitar 39.000 ton baja, 103.000 meter persegi kaca, dan 330 juta liter beton.
BACA JUGA: Pajak Galian C Masih Jadi Masalah, DPRD Ingatkan Pemerintah untuk Bertindak
Pasir gurun sama sekali tidak digunakan karena tidak memenuhi persyaratan struktural.
Untuk proyek tersebut, pasir didatangkan dari Australia. Butiran pasir gurun yang terlalu halus dan licin tidak mampu memberikan kekuatan tekan yang dibutuhkan untuk bangunan dengan struktur ekstrem.
Di UEA, pasir juga digunakan untuk proyek-proyek non-konstruksi seperti pembuatan pulau buatan Palm Jumeirah dan penimbunan pantai.
Pembangunan Palm Jumeirah saja menghabiskan sekitar 186,5 juta meter kubik pasir laut, yang nyaris menguras cadangan lokal.
BACA JUGA: Pasir dan Koral Langka di Berau , Penambang Kesulitan Mendapatkan Izin Galian C
Menurut Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP), dunia mengonsumsi sekitar 50 miliar ton pasir setiap tahun, menjadikannya material padat yang paling banyak diekstraksi secara global. Namun, hanya sebagian kecil yang benar-benar layak untuk konstruksi.