Kondisi Jalan Nasional Simpang Raya Kubar Rusak Berat, Pengendara Mengeluh

Senin 29-12-2025,21:55 WIB
Reporter : Eventius Suparno
Editor : Baharunsyah

“Di sekitar rumah sakit juga jalannya rusak. Kalau lewat situ harus pelan-pelan, kalau tidak bisa rusak kendaraan,” ucap Alfonius.

Hal serupa juga terjadi di Kecamatan Sekolaq Darat. Di wilayah tersebut, puluhan lubang menganga menghiasi jalan nasional dengan kedalaman mencapai 30 hingga 40 sentimeter.

Kondisi ini membuat pengendara terpaksa mengurangi kecepatan dan memilih jalur aman agar terhindar dari kecelakaan.

BACA JUGA:Akses Air Bersih Diperluas, Pemkab Kubar Subsidi Biaya Sambungan Warga Miskin

“Sebenarnya bukan hanya Simpang Raya yang rusak parah. Hampir semua jalan nasional di wilayah Kutai Barat kondisinya rusak. Tapi yang paling parah memang di titik ini,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kondisi jalan menjadi semakin berbahaya saat musim penghujan.

Lubang-lubang di badan jalan kerap tertutup genangan air sehingga sulit terlihat oleh pengendara, terutama pada malam hari.

“Kalau hujan, lubangnya tertutup air. Pengendara tidak tahu mana yang dalam dan mana yang dangkal. Itu sangat rawan kecelakaan,” katanya.

Alfonius berharap pemerintah pusat melalui BBPJN Kalimantan Timur segera melakukan perbaikan jalan nasional di Kutai Barat. Ia menilai langkah darurat berupa tambal sulam sangat dibutuhkan untuk mengurangi risiko kecelakaan.

“Setidaknya dilakukan tambal sulam dulu. Jalan ini setiap hari dilewati ribuan kendaraan. Kalau tidak segera diperbaiki, lubang menganga ini akan terus menelan korban,” pungkasnya. 

Kategori :