Masih Tertinggal, Camat Long Apari Harap Pembangunan Prioritaskan Wilayah Perbatasan

Kamis 13-11-2025,10:33 WIB
Reporter : Teodorus Usman Wanto
Editor : Hariadi

Kemudian, sektor kesehatan juga menjadi hal penting diperhatikan. 


Camat Long Apari, Petrus Ngo.-(Disway Kaltim/ Iswanto)-

BACA JUGA: Warga Long Apari Mahulu Desak Gubernur Kaltim Buka Mata Melihat Kesulitan Rakyat di Wilayah Perbatasan

BACA JUGA: Sungai Mahakam Surut, Harga Beras di Long Apari Mahulu Tembus Rp 1 Juta

Menurut Petrus Ngo, meskipun setiap kampung di wilayah perbatasan telah disediakan puskesmas pembantu (Pustu). Namun sampai saat ini belum disediakan tenaga kesehatan yang lengkap. 

Akibatnya warga seringkali kesulitan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai, terlebih saat kondisi darurat. 

“Karena bagaimanapun kegiatan pendidikan dan kesehatan tentu diperlukan fasilitas yang lengkap,” tegasnya. 

Namun, di sisi lain Petrus Ngo mengapresiasi program pemerintah kabupaten yang setiap tahun mengalokasikan anggaran beasiswa. 

BACA JUGA: Martina Wau Harap Pemerintah Perhatikan Kondisi Kesehatan dan Pendidikan di Wilayah Perbatasan Mahulu

BACA JUGA: Bulog Pusat Nyatakan Siap Bangun Gudang Baru di Mahulu, Hasil Audiensi DPRD di Jakarta

Ia berharap para penerima beasiswa agar setelah menyelesaikan pendidikan bisa kembali dan berkontribusi dalam membangun daerah. 

“Selama ini memang pemerintah Kabupaten selalu mengalokasikan anggaran beasiswa untuk peningkatan SDM. Kita harapkan nanti para penerima beasiswa itu bisa kembali dan membangun daerahnya sendiri,” tuturnya.

Kategori :