Bankaltimtara

Demo Besar ‘No King’ Guncang AS, Jutaan Warga Tuntut Pemecatan Donald Trump

Demo Besar ‘No King’ Guncang AS, Jutaan Warga Tuntut Pemecatan Donald Trump

Aksi demo ‘No King’ tuntut pemecatan Trump di hadiri oleh jutaan warga Amerika.-istimewa-dok disway

WASHINGTON DC, NOMORSATUKALTIM Gelombang aksi demonstrasi bertajuk “No King” mengguncang Amerika Serikat pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Aksi ini diikuti jutaan warga yang turun ke jalan di berbagai kota untuk menyuarakan penolakan terhadap kebijakan Presiden Donald Trump serta mendesak pemecatannya dari jabatan

Demonstrasi berlangsung serentak di sejumlah kota besar seperti Minneapolis, Philadelphia, Washington DC, Chicago, New York City, San Diego, hingga Boston.

Ribuan hingga jutaan massa memadati ruang-ruang publik, membawa poster, spanduk, serta simbol-simbol protes terhadap pemerintahan Trump.

Dilansir dari Disway.id, aksi “No King” tidak hanya berlangsung di dalam negeri. Demonstrasi serupa juga digelar di sejumlah negara lain, termasuk di Tel Aviv dan wilayah Skotlandia, menandakan perhatian global terhadap dinamika politik di Amerika Serikat.

BACA JUGA:Kapal Malaysia dan Thailand Diizinkan Melintasi Selat Hormuz, Kapal Tanker Indonesia Tertahan di Teluk Persia

Dalam aksi tersebut, para demonstran menggelar lebih dari 3.200 kegiatan dan mendirikan sekitar 50 panggung orasi.

Sejumlah tokoh politik, aktivis, hingga selebritas turut ambil bagian dalam menyampaikan aspirasi. Massa aksi juga terlihat mengarak boneka yang menyerupai Trump serta figur-figur pendukungnya sebagai bentuk simbolik penolakan.

Isu yang disuarakan beragam, mulai dari kebijakan dalam negeri hingga politik luar negeri, termasuk kritik terhadap dukungan Amerika Serikat dalam konflik di Gaza dan ketegangan dengan Iran.

Di kawasan pantai San Francisco, ribuan warga bahkan membentuk formasi tulisan raksasa yang berbunyi, “Trump Must Go Now, No ICE, No War, No Lies”.

BACA JUGA:Atasi Krisis Energi: Jepang Lepas Cadangan Minyak 80 Juta Barel, Korsel Batasi Pemakaian Kendaraan

Sejumlah peserta aksi mengaku terdampak langsung oleh kebijakan pemerintah. Salah satu demonstran menyebut dirinya kehilangan pekerjaan akibat kebijakan yang diterapkan pemerintahan Trump.

Sementara peserta lain mengungkapkan bahwa ini merupakan kali pertama dirinya turun ke jalan, karena menilai kondisi negara dalam situasi darurat.

Aktor senior Robert De Niro turut hadir dan menyampaikan orasi keras dalam aksi tersebut. Ia menegaskan penolakannya terhadap kepemimpinan Trump dan menyerukan perubahan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait