Penerapan WFA di Mahulu, Diskominfo: Meski Jaringan belum Merata tapi Tetap Bisa Berjalan
Ilustrasi WFA.-Shutterstock-
MAHULU, NOMORSATUKALTIM- Penerapan Work From Anywhere (WFA) yang dianjurkan pemerintah pusat dinilai masih dapat berjalan di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), meskipun kualitas jaringan internet di beberapa wilayah belum sepenuhnya merata.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Persandian (Diskominfostandi) Mahulu, Markus Wan mengungkapkan, bahwa secara umum kondisi jaringan di Mahulu masih seperti sebelumnya.
Namun saat ini sudah mulai menunjukkan perbaikan seiring bertambahnya infrastruktur telekomunikasi, baik yang dibantu dari pemerintah provinsi maupun pusat.
“Kalau untuk jaringan masih seperti sebelumnya. Tapi harus kita akui juga bahwa dengan bertambahnya tower, kondisi sudah mulai terurai. Di beberapa titik seperti Simpang Sikaq dan Simpang Budaya sudah cukup bagus,” ujar Markus, Minggu, 29 Maret 2026.
BACA JUGA: Akses Jaringan Internet Sudah Lancar, Pemerintah Kampung Batu Majang Mahulu Akui Manfaat Starlink
BACA JUGA: 716 Desa di Kaltim akan Nikmati Internet Gratis, Manfaatkan Panel Surya dan Starlink
Disebutkan, bahwa pada tahun 2025 lalu pemerintah daerah telah mendirikan 5 tower telekomunikasi di wilayah Mahulu.
Kemudian tahun ini, pembangunan kembali dilanjutkan di Kampung Batu Majang yang saat ini sudah pada tahap pembebasan lahan.
Selain itu, Kominfo juga telah mengusulkan penambahan tower di wilayah Kampung Naha Aruq hingga Lirung Ubing Kecamatan Long Pahangai untuk menjangkau beberapa kampung yang masih blank spot.
“Harapan kami dengan pembangunan yang terus berlanjut, kondisi jaringan juga semakin membaik dan bisa menjangkau wilayah-wilayah yang belum terlayani,” tuturnya.
BACA JUGA: Mahulu Fokus Pelayanan Dasar di RKPD 2027, Akses Air Bersih Jadi Prioritas
BACA JUGA: Pemkab Mahulu Tempatkan Infrastruktur dan Pembangunan SDM sebagai Program Prioritas Daerah
Terkait penerapan WFA, Markus menilai untuk instansi pemerintah masih tergolong aman, terutama karena didukung jaringan internet berbasis satelit seperti Starlink dengan kapasitas sekitar 300 Mbps.
“Untuk instansi pemerintah saya rasa aman, karena kita menggunakan Starlink yang cukup membantu,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
