Ia menambahkan, perbaikan tersebut turut menjadi bagian dari rencana jangka menengah rumah sakit daerah untuk periode 2025–2026, dengan fokus pada penguatan sistem pelayanan dan komunikasi internal.
BACA JUGA: 6 Bulan, Penduduk Berau Bertambah 4.000 Jiwa
BACA JUGA: Efek Diskon 10 Persen Dongkrak Kepatuhan Pajak, Realisasi PBB Berau Naik 40 Persen
“Hubungan antara Dewas dan manajemen rumah sakit berjalan terbuka. Laporan rutin tetap kami sampaikan setiap semester, karena yang utama bukan soal jabatan, tapi pelayanan untuk masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Hendratno juga turut mengapresiasi kinerja tenaga kesehatan yang tetap menunjukkan dedikasi tinggi di tengah keterbatasan fasilitas.
“Bekerja di rumah sakit itu tidak mudah. Butuh empati dan kemanusiaan. Dalam kondisi terbatas, mereka tetap melayani warga sebaik mungkin,” ujarnya.
Ia menutup pernyataan dengan penegasan, bahwa Dewas akan terus mendorong keseimbangan antara kepatuhan sistem dan kepentingan kemanusiaan dalam layanan publik rumah sakit.