“Kami berharap baik Pemerintah Kota maupun Pak Gubernur bisa bersama-sama menanyakan langsung ke pusat agar tidak ada kebijakan yang merugikan daerah,” tandasnya.
Di sisi lain, Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, telah menegaskan proyek rumah sakit baru itu merupakan janji pemerintah yang telah lama dinantikan masyarakat.
Lahan seluas 5.000 meter persegi di Jalan Mulawarman Gang Kacang, Lamaru, Balikpapan Timur, telah disiapkan sebagai lokasi pembangunan. Kawasan tersebut berada sekitar satu kilometer dari Pantai Manggar Segara Sari dan Yonif Raider 600/Modang.
"Kami ingin janji dan prioritas pembangunan ini benar-benar bisa dinikmati warga Balikpapan Timur. Tahun ini kami targetkan sudah masuk tahap lelang agar prosesnya segera berjalan," kata Rahmad beberapa waktu lalu.
BACA JUGA: Balikpapan Timur Semakin Macet! Perlu Jalan Alternatif atau Bacitra Jadi Solusi?
Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp273 miliar untuk proyek ini. Gagasan pembangunan fasilitas kesehatan tersebut mulai dibahas sejak 2024, namun sempat tertunda karena fokus pemerintah kala itu masih pada penyelesaian Rumah Sakit Sayang Ibu di Balikpapan Barat.
Kini, giliran wilayah timur kota menjadi fokus pembangunan demi keadilan akses layanan publik.
“Selama ini masyarakat di timur kota harus menempuh jarak cukup jauh ke pusat kota hanya untuk mendapatkan pelayanan medis. Kehadiran rumah sakit baru ini akan menjadi solusi nyata untuk mendekatkan akses kesehatan,” ujar Rahmad.
Pemkot juga mendorong keterlibatan masyarakat agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana. Rahmad berharap dukungan penuh seluruh pihak agar pembangunan dapat selesai tepat waktu.