"Kalau sesuai aturan, dana bisa disalurkan. kalau tidak, kita sesuaikan dulu mekanismenya," tambahnya.
Terkait pendidikan gratis, Sri menjelaskan program ini telah dijalankan bekerja sama dengan 52 perguruan tinggi sejak April 2025. Semester pertama tahun ini sudah berjalan, dan tahun depan rencana akan diperluas mencakup seluruh mahasiswa yang memenuhi syarat.
Untuk pembinaan atlet, pemerintah provinsi juga mengatur fasilitas latihan. "Stadion utama digunakan untuk atlet profesional dengan perawatan khusus, tetapi tetap ada ruang bagi masyarakat yang membutuhkan fasilitas olahraga," tuturnya.