Disdikbud Kaltim Bantah Wajibkan Sekolah Beli Buku Karya Hasanuddin Mas'ud

Rabu 03-09-2025,14:02 WIB
Reporter : Mayang Sari
Editor : Baharunsyah

"Saya tidak tahu dari mana asal isu itu. Saya tidak pernah menyebut soal dana, apalagi menyangkut Bosda. Jumlah cetakan bukunya saja saya tidak tahu. Jadi jelas tidak ada instruksi untuk membeli," katanya.

Bahkan, Armin menegaskan beberapa eksemplar buku yang dia bagikan diberikan secara cuma-cuma.

BACA JUGA:Disdikbud Kaltim Larang Siswa Terlibat Aksi, Sebut Unjuk Rasa Berpotensi Ganggu Proses Belajar Mengajar

Armin juga memastikan, Hamas selaku penulis tidak pernah meminta dirinya untuk mempromosikan atau mewajibkan sekolah memiliki buku tersebut.

Menurutnya, Hamas justru tidak ingin karyanya terlalu dibesar-besarkan.

"Beliau malah cenderung malu-malu ketika saya memuji bukunya. Karakter beliau memang begitu, tidak suka dipuji berlebihan. Jadi mustahil ada arahan dari beliau agar sekolah-sekolah membeli," ucap Armin.

Dengan adanya penjelasan ini, Armin berharap isu yang berkembang bisa segera diluruskan.

Ia menegaskan, rekomendasi pribadi yang ia sampaikan tidak bisa disalahartikan sebagai kebijakan resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim.

BACA JUGA:716 Desa di Kaltim akan Nikmati Internet Gratis, Manfaatkan Panel Surya dan Starlink

Ia pun mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada kabar yang belum tentu benar.

Menurutnya, dunia pendidikan seharusnya difokuskan pada peningkatan kualitas pembelajaran, bukan diganggu isu yang menyesatkan.

"Kita semua ingin sekolah-sekolah tetap berkonsentrasi pada peningkatan mutu pendidikan. Jangan sampai perhatian teralihkan karena isu-isu yang tidak berdasar," pungkas Armin.

Kategori :