Pemkot Bontang Bersih-Bersih, Cabut Sejumlah Baliho di Pinggir Jalan
Sala satu ruas jalan di Bontang yang steril dari baliho.-Michael/Disway Kaltim-
BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Pemkot Bontang mulai menata kota agar bersih dari baliho yang mengotori visual.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, penataan wajah kota ini tidak hanya sekedar mengedepankan estetika belaka.
Tetapi, keselamatan dan kenyamanan warga di Kota Taman. Dalam jangka panjang, penataan ini juga untuk pembangunan perkotaan yang terintegrasi.
“Dulu ada sekitar 15 tiang baliho di tengah jalan. Sekarang dari Tanjung Laut sampai Tugu Selamat Datang sudah bersih."
BACA JUGA:Jelang Bulan Puasa, Begini Pesan Wawali Bontang kepada ASN
"Tidak bagus memang kalau kota penuh baliho. Seharusnya yang ditonjolkan kinerja. Bukan foto,” kata Neni, Minggu 8 Februari 2026.
Langkah tersebut, menurut Neni, sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto.
Arahan tersebut menekankan pentingnya menata kota. Tujuannya agar lebih tertib dan indah.
BACA JUGA:Tidak Ingin Kejadian Anak Bunuh Diri di NTT Terjadi, Ini yang Dilakukan Pemkot Bontang
Presiden menilai keberadaan baliho yang berlebihan merusak wajah kota. Menariknya, kebijakan ini telah lebih dulu diterapkan di Bontang sebelum arahan itu disampaikan secara resmi.
Pemkot Bontang juga mulai menertibkan kabel-kabel utilitas yang selama ini menggantung di udara. Kabel-kabel itu kerap menjadi masalah klasik perkotaan.
Melalui sistem ducting, kabel ditanam di bawah tanah agar lebih aman, rapi, dan tidak mengganggu pemandangan.
“Kita sering lihat kabel sudah ditanam rapih. Tapi tak lama kemudian muncul galian baru. Ini yang ingin kita hentikan. Semua harus direncanakan dan terintegrasi sejak awal,” katanya lagi.
Penataan kabel bawah tanah ini sudah diterapkan di sejumlah titik. Salah satunya di kawasan pedestrian yang kini dimanfaatkan warga untuk berolahraga dan bersantai.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

