SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk sejumlah wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim), pada Jumat, 4 Juli 2025.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang, berpotensi terjadi di beberapa wilayah Kaltim.
Wilayah yang berisiko terdampak meliputi Kecamatan Segah dan Gunung Tabur di Kabupaten Berau.
Cuaca ekstrem tersebut diperkirakan mulai terjadi sejak pukul 04.30 Wita.
BACA JUGA: Tak Mampu Menanjak di Jalan Rusak Jadi Penyebab Kecelakaan di Mahulu
BACA JUGA: Jadi Sekolah Rujukan, SMPN 7 Muara Kaman Raih Pengakuan dari Google Asia Pasifik
BMKG juga mencatat potensi meluasnya hujan lebat ke wilayah lain di Kabupaten Berau, seperti Kelay, Sambaliung, Tanjung Redeb, Pulau Derawan, dan Teluk Bayur.
Kondisi ini diprediksi dapat berlangsung hingga pukul 07.30 Wita.
Masyarakat yang berada di kawasan tersebut diimbau untuk mewaspadai risiko genangan, pohon tumbang, dan gangguan aktivitas akibat cuaca buruk.
Secara umum, cuaca di Kaltim hari ini didominasi oleh hujan ringan di beberapa kota besar.
BACA JUGA: 352 Pencari Kerja Ikuti Program Pelatihan dan Pemagangan Disnakertrans Kaltim
BACA JUGA: Tinjau Langsung Perumahan Bengkuring, Walikota Andi Harun: Fokus Perluasan Saluran Air
Di Samarinda, hujan ringan terjadi pada siang dan malam hari dengan suhu berkisar antara 23–29°C dan kelembapan tinggi, yakni 74–97 persen.
Sementara di Ibu Kota Nusantara (IKN), hujan sedang berpotensi turun pada siang hari, dengan suhu maksimum 29°C dan kelembapan mencapai 98 persen.
Kondisi serupa juga terpantau di wilayah Balikpapan, Penajam, dan Tanah Grogot, yang mengalami hujan ringan sejak pagi hingga siang.