Selain itu, Pertamina juga memberikan susu, buah, masker, dan layanan cek kesehatan gratis sebagai bentuk tanggung jawab sosial.
BACA JUGA: Mediasi Sengketa Pandu Kapal di Muara Muntai, Legalitas dan Gangguan Keamanan Jadi Pembahasan
BACA JUGA: Kades Muara Muntai Ilir: Mediasi Bukan Pilihan, Hukum Harus Jalan
Sementara itu, Senior Field Manager Pertamina EP Sangasanga Field, Sigid Setiawan menjelaskan, bahwa pihaknya merespons keluhan warga dengan menyalurkan air bersih serta memberikan bantuan tambahan.
“Pertamina sudah mendistribusikan air bersih ke warga. Itu adalah upaya sinergi bersama dengan masyarakat melalui RT dan lurah, karena keluhan utama mereka adalah air yang berbau,” jelas Sigid.
Ia pun menjelaskan, bahwa Pertamina telah melakukan penggantian total media filter, PEP Sangasanga Field memberikan dukungan logistik berupa 13.500 kg carbon active, 11.800 kg pasir silica, dan 1.250 kg Poly Aluminium Chlorida, serta biaya operasional untuk pengurasan dan pembersihan menyeluruh fasilitas WTP PDAM Sangasanga agar air bisa bersih dan layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat.
Sigid mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyikapi peristiwa ini secara bersama-sama.
BACA JUGA: Penerapan WFA bagi ASN Tunggu Juknis, BKD Kaltim akan Tinjau Ulang Kebijakan
BACA JUGA: Pertumbuhan Ekonomi Balikpapan Nyaris Tembus 8 Persen, Didorong Proyek Kilang Pertamina
“Prinsipnya kami sangat berterima kasih kepada Pak Sekda, Pak Camat, Pak Lurah, RT, dan masyarakat. Mereka semua adalah bagian dari stakeholder kami,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa Pertamina akan terus menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan sekitar dalam setiap aktivitas eksplorasi migas.
“Kami upayakan yang terbaik. Apa pun dampaknya akan kami tangani bersama. Pemerintah, Pertamina, dan masyarakat harus bersatu, karena kita semua hidup dalam satu sistem untuk tujuan bersama,” tutupnya.