Kenali Tanda Awal Kanker Paru-Paru yang Sering Diabaikan

Minggu 04-05-2025,11:26 WIB
Reporter : Tri Romadhani
Editor : Tri Romadhani

Hal ini terjadi karena tumor memproduksi zat mirip hormon yang meningkatkan aliran darah dan cairan ke ujung jari, sehingga menimbulkan pembesaran pada jaringan lunak di sekitar kuku.

Selain itu, sekitar 40 persen penderita kanker paru-paru mengalami gangguan pencernaan akibat peningkatan kadar kalsium dalam darah, kondisi yang dikenal sebagai hiperkalsemia.

Tumor paru-paru tertentu dapat menghasilkan zat yang mempengaruhi metabolisme tubuh dan menimbulkan gejala seperti mual, sembelit, kram perut, serta penurunan nafsu makan.

Gangguan ini sering kali muncul tanpa disadari sebagai gejala sistemik dari kanker.

Rasa nyeri pada bahu, punggung atas, atau lengan juga bisa menjadi indikasi dari kanker paru-paru, khususnya jenis tumor Pancoast.

BACA JUGA :  Apa Itu Pneumonia Ganda? Penyakit yang Diderita Paus Fransiskus

Tumor ini tumbuh di bagian atas paru-paru dan cenderung menyebar ke tulang rusuk, tulang belakang, pembuluh darah, serta jaringan saraf.

Akibatnya, penderita dapat mengalami nyeri yang menetap atau memburuk di area yang tidak berhubungan langsung dengan sistem pernapasan, sehingga gejala ini sering salah didiagnosis sebagai gangguan muskuloskeletal biasa.

Tanda-tanda lainnya yang juga perlu diperhatikan antara lain batuk kronis yang tidak kunjung sembuh, suara serak, infeksi dada yang berulang, penurunan berat badan tanpa jelas, serta kelelahan yang berkepanjangan.

Meskipun gejala-gejala tersebut tidak selalu mengindikasikan kanker paru-paru, penting untuk segera memeriksakan diri jika keluhan berlangsung dalam jangka waktu lama dan tidak membaik dengan pengobatan biasa.

BACA JUGA :  Jangan Buru-buru Divonis 'Nakal'! Perilaku Negatif Anak Bisa Dipicu Masalah Pencernaan

Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa kesadaran untuk mengenali dan memahami gejala awal kanker paru-paru dapat menyelamatkan nyawa.

Semakin dini penyakit ini terdeteksi, semakin besar peluang pasien untuk mendapatkan pengobatan yang tepat dan memperpanjang harapan hidup.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan gejala-gejala yang tampak sepele, dan segera berkonsultasi dengan dokter apabila mengalami perubahan kesehatan yang mencurigakan.

Kategori :